Bisnis Waralaba Jadi Tren, Modal Kecil Bisa Untung Berlipat

Akhir-akhir ini, perkembangan waralaba atau franchise di -negara berkembang seperti Indonesia memang tumbuh cukup pesat. Menurut Kementerian , hingga November 2016, sudah ada 698 waralaba dengan 24.400 gerai yang tersebar di berbagai di Tanah Air.

Indonesia, Joko Widodo, dalam acara World Franchise Summit Indonesia 2016 di Jakarta Convention Center, akhir November lalu, sempat mengatakan bahwa waralaba merupakan bentuk wiraswasta dan dianggap cocok berkembang di abad ke-21 karena tidak memakan banyak sehingga menghemat ongkos. “Masyarakat Indonesia sejak lama sudah terbiasa dengan usaha sendiri, sehingga bisnis waralaba cocok diterapkan di sini,” kata Jokowi.

Seperti diungkapkan Jokowi, memulai bisnis waralaba tidak perlu membutuhkan modal yang besar. Cukup dengan bekal jutaan rupiah, Anda sudah bisa menjalankan bisnis model ini, seperti bisnis Dokar atau donat bakar yang berada di Solo. Untuk memulai bisnis ini, pengelola mengaku hanya mengeluarkan modal Rp7,5 juta.

“Kami sudah memulai bisnis waralaba Dokar sejak tahun 2008 silam,” jelas pengelola Dokar, Soleh. “Hingga sekarang, sudah ada 70 outlet Dokar yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia.”

Ditambahkan Soleh, dirinya menjalankan bisnis donat bakar tersebut karena makanan ini belum banyak digeluti oleh pengusaha lainnya. Yang membuat donat ini berbeda karena mereka membuat 40 rasa berbeda, dari cokelat hingga almond. “Untuk keuntungan penjualan, Rp1.500 hingga Rp3.000 per donat,” sambungnya.

Jika masyarakat ingin modal yang lebih kecil lagi, bisa memulai bisnis waralaba dengan menjadi reseller suatu produk. Stick Kebab asal Kebayoran, Jakarta Selatan, misalnya, menawarkan masyarakat untuk menjadi reseller dengan modal hanya Rp500 ribu. Selain itu, pada saat penjualannya nanti, nama Stick Kebab bisa diganti dengan nama apa pun, sehingga mitra merasakan bahwa usaha tersebut 100 persen miliknya.

“Kami membuka (reseller) dengan Rp500 ribu sudah bisa memulai usaha,” jelas Marketing Stick Kebab, Yudhistira. “Mitra akan kami beri 21 pak Stick Kebab yang berisi masing-masing 4 buah stick.”

Sementara itu, untuk skema waralaba, Stick Kebab menawarkan dua . Pertama adalah langsung pameran dengan harga mulai Rp2,5 juta, sudah termasuk event desk, x banner plus brosur, dan produk frozen senilai Rp500 ribu. “Kedua, langsung jualan dengan modal hanya Rp5 juta, sudah termasuk booth portable alumunium, kompor gas, tabung gas, cooler box, x banner, dan produk senilai Rp1 juta,” sambungnya.

Apa pun bisnis waralaba yang ingin Anda jalankan, setidaknya Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut. Pertama, usaha tersebut harus sudah memiliki izin resmi. Kedua, coba dulu produk yang ditawarkan dengan berperan sebagai konsumen. Ketiga, hitung secara rinci BEP sehingga masuk akal. Keempat, kenali mitra waralaba dengan baik. Terakhir, perhatikan persaingan pasar.

Loading...