Bisnis Surya Paloh, dari Jualan Ikan Asin Hingga Gedung Skyscraper

Surya Paloh - m.tempo.coSurya Paloh - m.tempo.co

Surya Dharma Paloh, lahir di Banda Aceh, 16 Juli 1951. Anak dari pasangan Nursiah Paloh dan Muhammad Daud Paloh ini merupakan pebisnis sekaligus politikus yang sukses di Indonesia. Sebelum memperkuat lini pertahanan partai Nasdem, Ia pernah berkarier sebagai politikus partai Golkar sejak tahun 1968 hingga 2011.

Selain dikenal sebagai seorang politikus, Surya Paloh juga merupakan seorang pebisnis handal yang bergerak di bidang pers atau media massa. Media group usaha media yang didirikan Surya Paloh. usaha ini memiliki harian Media Indonesia, Lampung Post, stasiun televisi MetroTV, Metrotvnews.com, dan Mediaindonesia.com.

Namun sukses sebagai seorang tidak diraih Surya Paloh secara instan, karena ia sudah memulai kegiatan berbisnis sejak memasuki dunia . Mulanya, ia mengenal dengan berjualan asin, teh dan karung goni. Pada saat menduduki bangku Sekolah Menengah Atas, ia sudah bekerja dan meraih posisi sebagai Manajer Travel Biro Seulawah Air Service, di Aceh.

Bekerja sebagai seorang Manajer di biro perjalanan ini ia lakoni hingga setelah tamat SMA, sekaligus dipercaya untuk mengelola wisma . Hingga pada tahun 1986, ia mencoba untuk memulai usaha di bidang media massa. Surya Paloh mendirikan sebuah surat kabar harian. Akan tetapi usaha pers ini ditutup lantaran akhirnya dicabut izin SIUPPnya.

Gagalnya usaha pers yang ia dirikan untuk kali pertama tersebut, tidak membuat Surya Paloh kehabisan akal. Ia melakukan kerjasama bersama Achmad Taufik untuk merintis Vista. Kemudian ia juga melakoni usaha dengan menggandeng Drs. T. Yously Syah sebagai pengelola harian Media Indonesia. Ketekunannya dalam berbisnis berbuah manis, karena pada tahun 2000, ia sukses mendirikan salah satu stasiun televisi, yaitu Metro TV dan ditambah dengan usaha koran miliknya untuk pengembangan wacana berita di Indonesia.

Kiprah Media Group tak hanya terhenti pada bisnis media massa saja, karena kelompok usaha milik Surya Paloh ini juga mengepakkan sayapnya di bidang properti. Pada tahun 2015 lalu, Media Group menggandeng China Senangol untuk membangun gedung pencakar langit dan mereka juga ingin membangun sebuah resor di kampung halaman Surya Paloh, yaitu Sabang, Istimewa Aceh.

“Saat ini hotel yang sudah hadir di Sabang masih berupa hotel kecil. Hotel-hotel tersebut kebanyakan dimiliki oleh orang asing,” ujar Ririe Lestari Moerdijat, Vice President Media Group, dilansir dari Kompas.com

Media Group meyakini Sabang memiliki potensi besar karena sejumlah katalis positif. Salah satunya adalah sumber daya alam berupa taman laut yang memukau. Selain itu, fasilitas infrastruktur di wilayah itu juga sudah cukup bagus. tersebut bertujuan untuk mengembangkan pariwisata di ujung barat Indonesia tersebut. Malah, mereka mengaku mendapat permintaan langsung dari pusat dan daerah.

Loading...