Bisnis Properti Kian Pesat, Banyak Perumahan Baru di Kawasan Lawang Malang

Bisnis, perumahan, properti, baru, di, kawasan, Lawang, Malang, kota, kabupaten, donald trump, Lawang View, cluster, real estate, modal, manajemen, akses, sekolahan, stasiun, jalan, raya, risiko, Malang Anggun Sejahtera, harga, unit, kelebihan, pelaku, Green Diamond Estate,Perumahan Malang Anggun Sejahtera (sumber: desa-sumberporong.malangkab.go.id)

Saat ini, dalam dunia perumahan memang tengah melonjak. Di kota besar, tak hanya sebagai , tetapi bisa juga menjadi objek , terutama buat orang yang bermodal, karena permintaan tidak pernah sepi. Namun, ternyata tak hanya di kota besar saja ramainya bisnis perumahan ini, karena di salah satu titik di kota , yakni di kawasan Lawang, bisnis properti juga menunjukkan perkembangan yang tergolong pesat. Hal tersebut bisa dilihat dari maraknya perumahan baru di kawasan Kabupaten ini.

Di kawasan Lawang, Kabupaten Malang, saat ini telah banyak berdiri perumahan baru, baik cluster maupun real estate. Sebut saja Perumahan Malang Anggun Sejahtera, Green Diamond Estate, Lawang View, Sky Park Residence Lawang, Green Paradise Regency, Green City Residence, dan lain-lain

“Lawang View adalah perumahan yang cukup strategis di daerah Lawang. Karena dekat dengan akses sekolahan, stasiun kereta api, kantor kecamatan, Polsek, Koramil, pusat perbelanjaan dan juga tempat ibadah. Depan Lawang View sudah jalan jurusan Surabaya Malang,” ujar salah seorang penghuni.

satu unit rumah baru di kawasan perumahan Lawang View sudah dipatok di Rp1 miliar,” ujar penghuni lainnya.

Bisnis properti sering dipandang menggiurkan. Potensi keuntungannya dianggap besar dengan risiko kerugian yang relatif kecil. Peluang pasarnya juga menjanjikan karena kebutuhan tempat tinggal tidak pernah berkurang. Istilahnya, sektor ini akan terus dibutuhkan manusia dan tidak akan pernah mati. Bahkan, bukan hanya menjadi tempat tinggal, properti juga selalu terhubung pada kebutuhan sekunder dan tersier manusia.

Selain itu bisnis ini juga terbuka untuk dilakukan siapapun dan bisa dimulai dengan modal minimal atau bahkan tanpa modal. Terbuka karena pada dasarnya orang yang sudah memiliki properti dalam bentuk apapun, sudah bisa menjadi pelaku dalam bisnis ini. Sayangnya tidak banyak orang yang berani serius dalam bisnis ini. Tidak sedikit orang berpendapat bahwa bisnis ini penuh tantangan dan sulit dijalankan karena nilai asetnya yang tinggi.

Bagi para pemilik modal besar, menjalankan bisnis properti mungkin tidak sulit. Tinggal membeli sebidang tanah dengan topografi dan posisi yang strategi, urus perizinan, dirikan bangunan perumahan di sana dan pasarkan. Berbeda dalam prinsip manajemen, bisnis properti tidak mengenal istilah semakin tinggi keuntungan, akan semakin tinggi pula risiko yang ditanggung. Bisnis properti adalah salah satu cara mudah mendapatkan keuntungan besar dengan modal seimbang.

“Properti adalah bisnis yang tangible, menarik, artistik dari sudut pandang saya. Dan saya sangat menyukai bisnis properti,” tulis Donald Trump dalam buku ‘In Trump: The Art of the Deal’ diketahui Donald Trump adalah raja properti sebelum sah terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat. Tak hanya Trump, banyak orang dari berbagai latar belakang menyukai investasi dan bisnis properti. Trump adalah salah satu bukti bagaimana di bidang properti telah memberikan banyak hal dalam kehidupan. Menyitir pendapat Trump di atas, bisnis properti setidaknya menjanjikan tiga kelebihan dibanding bisnis lainnya; tangible, solid dan artistic.

Disebut bisnis tangible karena properti masuk dalam golongan aset nyata (real assets). Aset real adalah aset yang dapat dijadikan agunan dan dapat dijadikan aset dasar (underlying assets).

Loading...