Bisnis Jus Buah Anti Mainstream Bisa Tawarkan Omzet Melimpah

Jus Buah - lifestyle.kompas.comJus Buah - lifestyle.kompas.com

Berbisnis memang harus lihai mencari celah. Meski sama-sama , belum tentu rasa dari satu dengan yang lain akan sama, karena yang digunakan pasti berbeda. Demikian pula saat seseorang memutuskan berbisnis jus . Walaupun yang digunakan cara mengolahnya hampir sama, tingkat kesuksesan dari sebuah bisnis bisa ditentukan oleh berbagai hal. Misalnya saja harga per gelas, keunikan rasanya, gerai berada, dan masih banyak faktor lainnya.

Contohnya seperti gerai Kaaramel Juice milik Ferry Dafira. Tak seperti gerai jus buah pada umumnya yang hanya berdiam di satu stand atau tempat, Ferry justru menerapkan ‘jemput bola’. Ia berjualan jus buah keliling untuk mencari yang memang membutuhkan jus buah buatannya. Namun bisnis milik Ferry memang tergolong unik, lantaran ia bukan memakai gerobak melainkan bermodal mobil jenis pick-up.

Tak hanya menjadi sarana transportasi, mobil pick-up tersebut juga berfungsi sebagai etalase sekaligus promosi untuk menawarkan jus buah dagangannya. Mobil tersebut disulap menjadi etalase berjalan yang memajang sederet buah segar yang siap diolah menjadi jus buah yang lezat.

Yang lebih menarik, jam berjualannya pun juga benar-benar ‘anti-mainstream’. Ferry memutuskan untuk menjajakan jus buah saat malam hari, bukannya siang hari seperti pedagang pada umumnya. “Kalau malam hari banyak orang membutuhkan tambahan nutrisi setelah beraktivitas pada siang hari,” jelasnya.

Tak hanya buah-buahan, ia juga mengkombinasikannya dengan bahan-bahan lain seperti sayuran, karamel, dan yogurt supaya rasa jusnya semakin nikmat. “Saya menjamin setiap jus dari sini memberikan nutrisi yang melimpah bagi kesehatan. Melalui usaha itu saya bisa mendapatkan omzet Rp 2,1 miliar pada 2013,” tuturnya. Harganya juga cukup terjangkau, hanya berkisar mulai Rp 10.000 per porsi.

Berbeda lagi dengan Agnes Matilda yang mengunggulkan minuman jus detoks-nya. Hampir semua orang paham betul jika jus buah memang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Agnes pun memanfaatkan peluang dengan memasarkan paket jus untuk detoksifikasi (pengeluaran racun dalam tubuh) lewat media sosial seperti Instagram.

Hasilnya pun cukup menggembirakan. Dalam sebulan Agnes rata-rata dapat melayani pemesanan sekitar 150-180 paket jus detoksifikasi dan 750-900 botol jus harian (bukan detoksifikasi) dengan omzet berkisar antara Rp 70 juta.

Loading...