Bisnis Inti Yahoo! Dijual seharga Rp 133,5 Triliun

New York, AS – Dewan Eksekutif Yahoo Inc berencana menjual intinya. yang akan dijual meliputi pencarian online dan periklanan yang kabarnya dipatok 10 miliar (sekitar Rp 133,5 triliun). Yahoo membuka kesempatan bagi mana saja untuk mengajukan proposal pembelian hingga 2 minggu ke depan.

“Batas waktu untuk siapa saja yang ingin membuat penawaran pada 11 April atau 2 minggu sejak (Senin, 28/3) untuk mengajukan proposal awal mereka,” kata manajemen Yahoo! sebagaimana dikutip Journal, kemarin (28/3).

Yahoo telah mengirimkan respon berupa surat balasan pada beberapa pembeli potensial seperti Verizon, AT&T, serta perusahaan ekuitas swasta seperti TPG Capital dan KKR & Co. Yahoo menanyakan perihal berapa banyak mereka mau membayar untuk membeli bisnis Yahoo, serta bagaimana rencana pembiayaan kesepakatan tersebut.

Hingga saat ini, sudah ada sekitar 40 perusahaan yang menandatangani perjanjian non-disclosure dengan Yahoo untuk meninjau ulang materi bisnis yang dijual.

Dilansir dari Businessinsider, Microsoft, salah satu mitra terbesar Yahoo sejak tahun 2010, menyatakan akan membantu secara keuangan perusahaan ekuitas swasta yang tertarik membeli bisnis inti Yahoo. Langkah ini dilakukan Microsoft untuk menjaga kemitraannya dengan Yahoo dalam penggunaan mesin pencarian yang akan dijual pada pihak ke-3.

Microsoft sendiri berperan dalam penyediaan mesin pencarian Bing dengan kontrak selama 10 tahun dengan Yahoo. Meski begitu, Yahoo pada akhirnya memilih menyempurnakan mesin pencariannya dengan turut bekerjasama dengan sisitem pencarian Google.

Meski begitu, yang ditawarkan Yahoo senilai USD 10 miliar melampaui prediksi pana analis bisnis yang memperkirakan bisnis tersebut hanya akan dibanderol di kisaran USD 6-8 miliar.

Loading...