Bisnis Gorengan Modern, Bisnis ‘Sepele’ yang Hasilkan Omzet hingga Rp 120 Juta

Riyadh Ramadhan - www.merdeka.comRiyadh Ramadhan - www.merdeka.com

Peluang semakin luas bersama dengan semakin luasnya pangsa pasar. Tinggal menunggu para pebisnis memulai kariernya di dalam yang mereka ingini. Salah satu yang saat ini banyak dipilih untuk digeluti oleh para adalah kuliner. Tak terkecuali gorengan modern.

Gorengan merupakan salah satu makanan yang yang digemari oleh sebagian besar orang . Maka tak heran jika keberadaan atau stand gorengan kian marak untuk ditemui. Hampir semua tempat yang dilewati bisa dijadikan lokasi dalam berjualan gorengan. Gorengan unik kian digemari karena variasinya yang luar biasa, rasanya yang enak dan tampilannya yang tak terduga. Membuat tampilan yang tidak biasa juga harapan untuk gorengan agar semakin modern.

Bisnis gorengan ini selain mudah untuk dijalankan juga dapat ditekuni oleh semua kalangan, karena modal yang dibutuhkan relatif kecil. Salah seorang yang menekuni dan merasakan dari berbisnis gorengan modern ini adalah Riyadh Ramadhan, yang kala itu masih berstatus sebagai seorang mahasiswa di perguruan tinggi di Surabaya. Ia sangat jeli melihat gorengan ini sebagai potensi untuk berbisnis.

Riyadh menceritakan, aktivitas bisnisnya sebenarnya sudah dimulai sejak dia duduk di bangku Sekolah Dasar. Ketika itu dia biasa menjual mainan anak-anak dan gambar tempel kepada teman-teman sekolahnya. Dia mengatakan inspirasi menjadi pebisnis didapat dari kedua orang tuanya yang juga pebisnis yang sukses mengelola lembaga pendidikan.

“Saya melihat di Surabaya banyak penjual gorengan, lalu saya berpikir untuk membikin sendiri,” kata Riyadh, dilansir melalui merdeka.com.

Berawal dari hobi memasak dan melihat peluang usaha, dia berinisiatif menjual gorengan kepada teman-teman sekolahnya. Semua itu awalnya dia lakukan secara otodidak. Mulanya, ia merasa risih dan malu karena banyak dari teman yang mengejeknya. Namun berkat kerja keras dan pikiran positifnya, ia terus telaten untuk mengembangkan jenis usaha gorengan yang ia miliki. Setelah berjalan setahun, bisnis gorenganya semakin lahir hingga ia berpikir untuk membuka kafe gorengan di salah satu mall di Surabaya.

Di kafe itu dia menyediakan menu gorengan, seperti kentang, jamur, ayam, dan otak-otak ikan. Selain gorengan, dia juga menyediakan beragam pilihan minuman. Dengan Rp 6.000-Rp 9.000 per kotak yang berisi empat sampai lima gorengan ternyata banyak orang menyukai gorengan Riyadh. Tak seberapa lama, dia pun membuka dua gerai baru.

Dari ketiga gerai itu, total omzet yang didapatnya mencapai Rp 120 juta per bulan, dengan laba sekitar 40 persen dari omzet. Agar bisnis gorengan yang ia tekuni dapat semakin berkembang, Riyadh pun resmi menawarkan kemitraan usaha. Hingga kini Riyadh setidaknya telah memiliki 12 gerai usaha yang tersebar di beberapa kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Bekasi, Malang hingga Kalimantan.

Loading...