Bisnis Entok Raup Keuntungan Hingga Ratusan Juta Rupiah

Ternak Entok - pixabay.comTernak Entok - pixabay.com

Entok merupakan unggas yang kerap disebut juga dengan manila. Entok berasal dari Brazil, yaitu keturunan dari itik Brazil, atau disebut Brazilia Duck. entok dianggap sangat stabil di . Namun, pasar belum bisa diimbangi oleh para . Hal ini merupakan sebuah peluang usaha bagi Anda yang ingin menekuni ternak entok.

Apabila Anda memelihara entok dengan cara yang benar, maka Anda akan mendapatkan yang cukup memuaskan. utamanya adalah Anda mampu menghasilkan rupiah dari ternak unggas ini. Anda juga tidak perlu khawatir untuk awal untuk menjalankan bisnis ternak entok, karena dalam proses ternak entok tidak membutuhkan yang banyak.

Tak sedikit di luar sana yang telah berhasil mendapatkan keuntungan yang fantastis dari menjalankan bisnis ternak entok ini. Kebanyakan dari mereka yang awalnya hanyalah coba-coba, namun melihat peluang bisnis entok yang menggiurkan membuat beberapa dari mereka tertarik untuk menjadikan ternak entok sebagai pekerjaan utamanya, tak terkecuali Wahyudin.

“Sejak 2013 saya mulai tidak mulung lagi. Waktu itu saya mulai banyak mengisi acara di televisi dan ada fee-nya. Uang itu saya pakai untuk modal beternak entok dan alhamdulillah berhasil,” tutur Wahyu, dilansir dari detik.com.

Sebelum menekuni bisnis ternak entok ini, Wahyudi diketahui berprofesi sebagai seorang pemulung di bilangan Bekasi, Jawa Barat. Ia memulung dari tengah malam hingga waktu jelang masuk sekolah. Masa-masa tersebut ia lalui hingga berhasil memilki gelar sarjana ekonomi.

“Saya pernah dikasih uang dari Australia, dia orang Indonesia (tapi) suaminya Australia. Dia cuma baca dari detikcom terus hubungi saya di Facebook. Enggak pernah tatap muka, dia bantu untuk peternakan sekitar Rp 4 juta. Jadi peternakan itu modalnya dari orang tersebut,” ujarnya.

Salah seorang lain yang telah mencicipi keuntungan dari bisnis ternak entok ini adalah Aldy Prasetya, asal Pemalang Siantar. Bisnis yang ia jalani selama beberapa tahun terakhir ini berbuah manis sehingga mampu menafkahi keluarga dan membawa kedua orang tuanya untuk naik haji. Awalnya, ia diberi sebanyak 7 ekor entok oleh seorang temannya. Dalam waktu beberapa bulan, entok yang dipeliharanya berkembang biak dengan baik dan tak jarang dia menjual telur entok kepada warga sekitar rumahnya.

Lama kelamaan ia melihat sebuah peluang dari bisnis entok di mana kerap kali beberapa tetangga mendatangi rumahnya untuk membeli telor dan entok. Melihat peluang ini ia berinisiatif membuat ternak entok dalam skala yang besar, lantas ia membeli bibit entok sebanyak 300 ekor.

Usaha ternak yang dijalankan Aldi berjalan lancar di mana setiap 2 bulan sekali ia memanen entok dan menjualnya ke pasar terdekat. Untuk satu ekor entok, ia hargai Rp60.000 hingga Rp70.000. dengan banyaknya entok yang ia ternak, alhasil ia mampu meraup hampir ratusan juta rupiah untuk setiap 2 bulan sekali.

Loading...