Bisnis Buku Unik, Omzet Bisa Rp50 Juta per Bulan

Jika menggeluti dengan serius, bukan tak mungkin kegiatan itu bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Hal ini dialami Eugenia Selvia, perempuan muda lulusan Trisakti yang menekuni buku catatan unik. Dengan brand usaha bernama bukunik.com, perempuan yang akrab disapa Selvia itu bisa meraih omzet hingga Rp50 juta per bulan.

Selvia memulai buku catatan unik sejak tahun 2008. Ide awalnya sendiri lantaran Silvia memiliki hobi scrap book. Scrap book jika dirunut dari Kamus Besar Bahasa adalah gunting tempel dan digunakan untuk membuat album-album . “Bahannya saya peroleh dari majalah, lalu saya gunting dan tempel. Kemudian, dikombinasikan dengan kancing, pita, dan stamp menjadi karya kreatif,” papar Selvia.

Tak disangka, kreasi buku catatan dengan sampul unik ini memikat teman-teman kuliahnya. Dari sinilah, Selvia lalu mencoba mengembangkan usahanya tersebut dengan menjualnya melalui forum-forum seperti Kaskus hingga membuat sendiri. “Modal awalnya dulu cuma Rp500 ribu,” ceritanya.

buku unik sendiri terdiri dari Creative Book dengan cover berupa kancing, pita, dan kertas, kemudian Palm Creative Book yang merupakan versi mini dari Creative Book, serta Fabric Book berupa pilihan buku dengan bahan kain kanvas sebagai sampulnya. Selain itu, Selvia juga membuat benda-benda unik lainnya seperti Classic Notebook, hair accessories, dan partiset.

“Selain melalui , kami juga mengirim ke beberapa bookstore dan beberapa reseller,” sambungnya. “Omzet sebulan kalau sedang rendah sekitar Rp50 jutaan. Sementara kalau sedang tinggi, bisa mencapai Rp80 juta hingga Rp90 jutaan.”

Loading...