Bisa Lakukan Pembayaran di Pos Indonesia, Ini Biaya Administrasi Pembuatan Paspor Baru

Biaya, administrasi, pembuatan, paspor, syarat, dokumen, lama, baru, wni, 48, pemerintah, prosedur, penerbitan,Biaya Pembuatan Paspor Terbaru

Ketika hendak melakukan perjalanan dari satu negara ke negara lain, maka dibutuhkan adanya . (passport) merupakan resmi yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar-negara. Tanpa memiliki maka seseorang tidak diizinkan untuk masuk ke negara tujuan, bahkan bisa dipermasalahkan menjadi turis ilegal.

Di dalam dokumen ini berisi biodata pemegang yang meliputi foto pemegang, tanda tangan, tempat dan tanggal kelahiran, informasi kebangsaan, dan beberapa informasi lain mengenai identifikasi individual. Paspor sendiri memiliki beberapa jenis, bergantung pada kegunaannya, baik untuk kegiatan berwisata, untuk bekerja di , ataupun untuk belajar di .

Pembuatan paspor baru dapat dilakukan di kantor imigrasi yang tersebar di berbagai kota dan wilayah tempat tinggal. Dan berdasarkan jenisnya, paspor terdiri atas paspor biasa dan dan paspor biasa elektronik. Paspor biasa diterbitkan menggunakan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian. Permohonan paspor biasa dapat diajukan secara manual ataupun elektronik. Tentunya, dengan melampirkan dokumen perlengkapan .

Dalam pembuatannya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pemohon, yakni mengisi aplikasi data dengan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan yang terdiri atas KTP yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran (akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis), surat pewarganegaraan Indonesia bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama, dan paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa.

Prosedur pembuatan paspor dapat dimulai dari manual atau walk in atau disebut juga datang langsung ke loket permohonan dan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan. Selanjutnya dokumen tersebut akan diperiksa oleh petugas, sehingga apakah dokumen itu bisa dinyatakan lengkap atau tidak lengkap.

Sementara untuk pembuatan paspor elektronik, pemohon harus mengisi aplikasi data yang tersedia pada laman resmi Imigrasi. Dokumen kelengkapan persyaratan harus disertakan dengan cara memindai dokumen kelengkapan persyaratan dan dikirimkan melalui surat elektronik. Pemohon yang telah mengisi aplikasi, akan memperoleh tanda terima permohonan dan harus dicetak sebagai tanda bukti permohonan. Permohonan tersebut akan diperiksa dan memenuhi persyaratan diberikan kode melalui pesan singkat dan surat elektronik.

Setelah melakukan permohonan pembuatan paspor, apabila memenuhi persyaratan maka akan dilakukan penerbitan paspor. Penerbitan dapat dilakukan melalui mekanisme antara lain pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan persyaratan, pembayaran paspor, pengambilan foto dan sidik jari, wawancara, verifikasi, dan adjudikasi.

Sebagai informasi, biaya administrasi pembuatan paspor baru sesuai dengan Peraturan Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2014 Tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia adalah sebesar Rp300.000 untuk jenis paspor biasa 48 halaman untuk WNI, dan Rp600.000 untuk jenis paspor biasa elektronik (e-passport) 48 halaman untuk WNI perorangan.

Saat ini membayar pembuatan paspor tak lagi ke Imigrasi, melainkan langsung ke bank pemerintah. Di antaranya Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BNI. Selain melalui bank, pembayaran juga bisa dilakukan ke Pos Indonesia. “Tidak harus bolak balik lagi, cukup satu kali ke imigrasi, administrasi selesai, wawancara, lalu bayar di mobil milik kantor Pos di depan,” ujar Raffli, Kepala Kantor Imigrasi kelas I Bengkulu, dilansir dari Liputan6.com.

Loading...