Bisa Dipesan Secara Online, Harga Tiket Air Asia Kuala Lumpur Ke Surabaya Berkisar Rp 2,5 Juta

harga, tiket, air, asia, kuala, lumpur, ke, surabaya, situs, mulai, dari, Rp 2,5 juta, maskapai, penerbangan, banyuwangi, kota, wilayah, asia, dan, australia, lama, rata-rata, 2, jam, kelasIlustrasi: penerbangan antar negara

merupakan salah satu yang mencakup wilayah dan Australia yang tersusun dari afiliasi maskapai penerbangan, seperti AirAsia Berhad (Malaysia), AirAsia , Thai AirAsia, Philippines AirAsia, AirAsia India, dan lainnya.

Salah satu rute yang dilayani oleh Air Asia adalah Kuala Lumpur-. tiket Air Asia berangkat dari Kuala Lumpur menuju ke mulai dari Rp 2,5 juta. Harga tiket itu bisa saja berbeda, tergantung dengan waktu pemesanan dan penerbangan yang dipilih. Lama penerbangan rata-rata sekitar 2 jam lebih. Dan, Anda bisa melihat atau memesan secara online di situs booking.airasia.com

Selain melirik Kota Surabaya sebagai tujuannya, pada pertengahan April 2018, pimpinan maskapai Air Asia mengunjungi Kota Banyuwangi. Kunjungan tersebut untuk menjajaki penerbangan internasional ke Banyuwangi.

Co Founder & Komisaris PT AirAsia Tbk, Datuk Kamarudin Meranun tiba di Bandara Banyuwangi didampingi oleh CEO Grup AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan. Datuk datang menggunakan private jet.

Setibanya di bandara, rombongan Air Asia berkeliling melihat kondisi dan bandara Banyuwangi yang mengusung Green Airport itu. “Ini pertama kalinya saya datang ke Banyuwangi. Bandaranya menarik dan unik,” ujar Datuk Kamarudin.

Kamarudin mengatakan bahwa kedatangannya ke Banyuwangi adalah untuk menindaklanjuti rencana internasional penerbangan ke kota yang sering dikenal dengan sebutan Bumi Blambangan.

“Saya datang ke sini sebagai tindak lanjut pengembangan penerbangan internasional langsung ke Banyuwangi. Selama ini Banyuwangi ramai dibicarakan. Bahkan, saat kami bertemu Menteri Pariwisata (Arief Yahya) juga membicarakan tentang Banyuwangi. Karena itu, kami ingin mengetahui lebih jauh tentang Banyuwangi,” kata Kamarudin.

Ia mengatakan bahwa Banyuwangi memiliki peluang besar karena potensi pariwisatanya dapat berkembang secara pesat. Ditambah lagi, Banyuwangi akan menjadi daerah penyangga acara pertemuan tahunan IMF World Bank yang akan dihadiri oleh kurang lebih 18.000 delegasi dari seluruh dunia pada Oktober 2018.

Rencana awal, Kamarudin akan menjajaki rute Kuala Lumpur (Malaysia)-Banyuwangi. Setelah itu, akan dilanjutkan dari Filipina ke Banyuwangi, Thailand-Banyuwangi, dan negara lainnya.

“Kalau awal mungkin Kuala Lumpur dulu, dan dilihat perkembangannya. Baru setelah itu, dari negara-negara lainnya,” kata Kamarudin.

Menurutnya, pihak AirAsia ingin mengambil peluang untuk turut membangun Banyuwangi. Dalam waktu dekat, AirAsia bersama Pemkab Banyuwangi serta Angkasa Pura akan melakukan perbincangan lebih lanjut. “Saya akan datang lagi ke Banyuwangi,” tambah Kamarudin.

Co Founder & Komisaris PT AirAsia Tbk mengatakan bahwa penerbangan internasional bisa dilakukan jika Bandara Banyuwangi menjadi international airport. Sementara itu, Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II, Anton Marthalius mengatakan bahwa Bandara Banyuwangi diproyeksikan menjadi international flight, dalam rangka persiapan IMF World Bank di Bali. “Peningkatan bandara akan segera dilakukan untuk mempersiapkan Banyuwangi menjadi international airport,” kata Anton.

Loading...