Bisa Dipesan Lewat SMS dan Telepon, Tarif Teknojek Mulai Rp1.250

Persaingan bisnis layanan ojek berbasis di Indonesia kini memang semakin ketat. Setelah dan Uber, kini juga muncul , layanan ojek panggilan berbasis online yang sudah mulai mengaspal di Tanah Air sejak Mei 2016 lalu.

Namun, berbeda dengan layanan ojek online lainnya, Teknojek tidak hanya sekadar menjual , melainkan juga peluang bisnis bagi pengendara yang ikut bergabung. “Pengemudi yang bergabung dengan perusahaan ini bisa mendapatkan keuntungan di luar penghasilan mengantarkan penumpang sehari-hari,” jelas CEO PT Tekno Solusi Kita, Robert Slamet Dharmadi.

“Jika mereka mengajak rekannya yang lain bergabung, maka rekan-rekannya itu menjadi downline mereka,” sambung Robert. “Nantinya, omzet dari downline mereka bisa menjadi pemasukan juga buat yang merekrut awal, seperti multi-level marketing namun tidak mengharuskan pesertanya membeli produk tertentu.”

Selain memberikan keuntungan kepada driver, Teknojek juga memberikan kemudahan bagi para pelanggan yang ingin menggunakan layanan ini. Jika layanan ojek online lainnya mengharuskan konsumen punya smartphone untuk melakukan order, maka dengan menggunakan Teknojek, masyarakat tidak perlu memiliki pintar.

“Tidak punya pun akan kami layani, nantinya driver yang akan memasukkan di ,” ujar Staf Trainer Teknojek, Anjar Adhi Maulana. “Selain itu, pengguna juga bisa melakukan order melalui SMS, telepon, atau menunggu di jalan seperti menggunakan jasa ojek konvensional pada umumnya.”

Di samping itu, Teknojek juga memiliki yang memungkinkan pelanggan memesan kapan akan menggunakan jasa Teknojek, dan saat waktunya driver akan datang menjemput. “Selain di Jakarta, saat ini Teknojek juga telah beroperasi di Semarang dan juga Bandung,” sambung Anjar.

Untuk saat ini, Teknojek mengenakan mulai Rp1.250 per km untuk jarak minimum 8 kilometer pertama. Untuk kilometer berikutnya, akan ada penambahan Rp2.500 per km.

Loading...