Bisa Dinikmati Sambil Bersantai, Cafe Es Krim di Malang Sediakan Rasa Menarik

cafe, es, krim, di, malang, confetti, bvgil, ice, ah, gelato, kampung, di, singosari, pasar, oro-oro, dowo, jalan, soekarno, hatta, kreasi, mangkuk, rasa, menarik, tekstur, lembut, harga, manisIlustrasi: sajian es krim nikmat

Menikmati pada saat cuaca panas mungkin sering dilakukan sebagian besar orang. Kini, tidak lagi terbatas pada yang dijual di supermarket atau toko-toko. Namun, sudah banyak yang dibuat sendiri alias homemade. Selain dinilai lebih sehat, penikmat bisa menikmatinya sembari bersantai, duduk, dan ngobrol selayaknya di cafe.

Tempat nongkrong yang memang khusus menyediakan es sudah bermunculan. Tidak ketinggalan di Kota Malang. Beberapa cafe di antaranya Confetti Cream Cafe. Tempat satu ini dinilai memiliki kelebihan yaitu es krimnya dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Berpindah tempat dari Confetti, ada The 1920 Ice. Tempat ini menyediakan es krim dengan tampilan menarik seperti wajah boneka. Dengan tampilan seperti itu, es krim tidak hanya menarik untuk dinikmati, tetapi juga bagus untuk didokumentasikan.

Sama-sama berada di sekitar Jalan Soekarno Hatta, selain The 1920 Ice, ada pula Ice Ah! Es krim di sini dinilai memiliki tekstur lembut dengan cukup manis serta es krimnya tidak cepat meleleh.

Jenis es krim yang sedang digemari akhir-akhir ini adalah gelato. Tidak perlu khawatir, warga Malang bisa menikmatinya. Salah satu tempat yang terkenal adalah Bvgil. Tempat yang berlokasi di depan Oro-oro Dowo tersebut menyajikan berbagai rasa yang unik dan enak. Harganya juga cukup terjangkau.

Tentu saja tidak hanya di beberapa tempat di atas Anda bisa menikmati es krim. Masih banyak tempat lain yang menyajikan es krim dengan berbagai pilihan rasa. Jika Anda ingin merasakan sensasi berbeda, bisa pergi ke daerah Singosari, tepatnya di Desa Tamanharjo. Di daerah tersebut, satu kompleks pemukiman warga memproduksi es krim. Namanya ‘Kampung Es Krim’.

Rohmad Basuki, inisiator Kampung Es Krim, menjelaskan bahwa deklarasi predikat itu sudah dilakukan sejak tahun 2017. Berawal dari usahanya memproduksi es krim, kini ibu-ibu PKK dan karang taruna di Desa Tamanharjo juga telah diberdayakan untuk memproduksi es krim.

”Kalau yang sudah rutin buat es krim ada lima orang. Yang bikin es puter ada enam orang, yang lainnya dari karang taruna sudah bisa memproduksi es krim sendiri-sendiri,” papar Basuki.

Jika berkunjung ke sana, Anda akan disambut dengan beberapa banner yang menggantung hampir di setiap rumah. Semua bertema es krim. Hanya, kreasinya yang berbeda-beda, mulai dari es krim terjepit, rujak es krim, es krim mangkuk, kue tart es krim, dan masih banyak yang lain. Jadi, bagi Anda yang suka makan es krim, tempat ini wajib dikunjungi.

Soal rasa, meski dibuat dengan skala rumahan, produk es krim dari kampung ini tidak kalah dengan merek kenamaan. ”Malah lebih sehat karena kami hanya menggunakan bahan baku segar tanpa campuran zat kimia sama sekali,” tambah Basuki. Bahan baku segar dan skim rendah lemak digunakan warga untuk memproduksinya.

Loading...