Bisa Dimanfaatkan untuk Bisnis, Alat Laminating Murah Dipatok Mulai Harga Rp 500 Ribuan

Buku Unik - finance.detik.comBuku Unik - finance.detik.com

Ide bisnis itu sesungguhnya benar-benar tidak terbatas. Beberapa orang kesulitan menemukan hal yang bisa dijadikan bisnis, padahal bisnis bisa bermula dari hobi atau hal-hal yang kita sukai. Bahkan cukup bermodal kreativitas dan laminating saja seseorang bisa membuka bisnis dan mempekerjakan banyak orang. Benarkah?

Hal ini dialami oleh Selvia, seorang gadis yang menjalankan bisnis bernama Unik. Ide yang diambil Selvia sendiri cukup sederhana, namun ternyata memiliki yang cukup besar. Berawal dari hobinya mengkreasikan sampul selama , rupanya hobi Selvia menarik perhatian teman-teman semasa kuliahnya.

Bahkan teman-teman Selvia kala itu rela mengeluarkan uang hanya untuk dibuatkan buku catatan dengan sampul yang unik dan menarik. Beberapa orang mungkin akan terkejut lantaran baku dalam pembuatan buku bersampul unik ini ternyata bukanlah benda-benda yang mahal dan sulit didapat, melainkan berasal dari majalah-majalah bekas.

“Dulu awal buat masih kuliah kan belum ada nah di rumah ada majalah diambil dijadiin sampul untuk dipakai sendiri buat sendiri di kamar, terus teman lihat reaksinya positif mau dong dibuatkan juga, bisa nggak, akhirnya ada mulai dari situ ada orderan, sempat di-stop karena keteteran,” kata Selvia, seperti dilansir Detik.

Awal ia mengembangkan bisnisnya tahun 2008 silam, Selvia hanya bermodal uang sebesar Rp 500 ribu saja dan mulai menjual buku-buku unik hasil kreasinya di forum-forum hingga website. “Waktu itu masih calon suami sih. Dia modalin Rp 500 ribu lah tahun 2008 untuk beli kertas. Belum ada -mesin gitu masih standar juga lah coba jualannya lewat forum-forum, kaya Kaskus jadi mesti up, up terus. Kebetulan suami web developer jadi aku dibikinkan website jualannya lebih enak di situ, kemudian diliput stasiun Tv baru dari situ mulai booming,” kisahnya.

Setelah sukses, Selvia kerap mengikuti pameran dan kini telah mempekerjakan sekitar 10 karyawan serta memiliki kantor sendiri. “Setelah booming itu dari masih rumahan masih sendiri coba ikut pameran skala kecil, bazaar, ngumpulin modal beli mesin sendiri mesin jilid mesin laminating sekarang sudah punya. Dari rumahan sekarang sudah punya ruko. Jadi ada step by step-nya sih karyawan sudah 10 orang,” ucapnya.

Sebagai , alat atau mesin laminating harganya sangat bervariasi, tergantung spesifikasinya. Untuk kertas A4 biasanya dengan mulai dari Rp 502 ribuan hingga Rp 950 ribuan, sedangkan alat laminating untuk kertas A3 harganya berkisar mulai Rp 1,3 jutaan. Ada pula yang bisa dibanderol mencapai Rp 33 jutaan.

Loading...