Bisa Dilakukan Secara Online, Ini Biaya Tambah Daya Listrik dari 1300 ke 2200 Watt

Tambah, daya, listrik, dari, 1300, ke, 2200, watt, kwh, penyambungan, administrasi, PLN, online, permohonan, pelanggan, turun, 4400, kantor, biayaIlustrasi: lampu bohlam, penggunaan listrik rumah tangga

Listrik selalu menjadi kebutuhan primer bagi hampir semua orang. Bahkan saking pentingnya komponen ini, beberapa orang justru membutuhkan lebih banyak daya. Semakin banyak perangkat listrik yang ada di rumah memang mengharuskan Anda untuk menambah daya agar saat perangkat digunakan secara bersamaan listrik bisa stabil. Namun sayangnya meski mengetahui bahwa menambah daya adalah hal yang penting tapi masih banyak orang yang belum paham bagaimana caranya untuk menambah daya listrik tersebut dan biaya yang harus ditanggungnya.

Umumnya, bagi yang hendak menaikkan daya listrik, bisa mengajukan permohonan ke kantor PLN terdekat, call center PLN 123, atau form permohonan perubahan daya PLN online. Khusus untuk meteran lama (sistem ), hanya bisa dilayani di kantor PLN setempat.

Namun, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menambah daya listrik, seperti mengumpulkan dokumen yang diperlukan, seperti fotokopi rekening listrik terakhir, fotokopi KTP pemohon, denah lokasi bangunan atau rumah, menyiapkan biaya admnistrasi yang dibutuhkan, misalnya Biaya Penyambungan (BP) sebesar selisih kenaikan daya kali yang berlaku, Uang Jaminan Pelanggan (UJL) dikompensasikan dengan UJL yang telah dibayar (sesuai standar PLN), dan meterai.

Sebagian masyarakat masih bingung saat akan melakukan tambah dan turun daya listrik PLN. Padahal, sudah ada cara mudah dan cepat yakni dengan memanfaatkan sistem online. Pelanggan hanya perlu membuka pln.co.id yang bisa diakses melalui desktop lalu pilih menu Pelanggan.

Selanjutnya klik ‘Permintaan Tambah Daya’ yang ada di bagian Golongan Tarif. Ini berlaku apabila pelanggan ingin menambah daya listrik misal dari 1300 watt menjadi 2200 watt. Kemudian pelanggan akan dihadapkan dengan sejumlah kolom kosong yang harus diisi sesuai diri.

Sementara untuk biayanya, setiap kenaikan daya dibebankan biaya yang berbeda-beda, tergantung dari jumlah tambah daya listrik tiap pelanggan. Misalnya dari daya lama 1300 watt ke daya baru 2200 watt dikenai biaya BP atau biaya penyambungan sebesar Rp843.300. Atau dari daya lama 2200 watt ke 4400 watt biayanya semakin mahal, sebesar Rp2.131.800.

Rincian biaya administrasi tambah daya listrik ini bersifat dinamis (naik/turun), namun tidak terlalu signifikan perubahan harganya. Untuk informasi yang lebih akurat tentu bisa didapatkan melalui kantor PLN setempat, call center PLN 123, atau form permohonan perubahan daya PLN online.

Selain menambah daya listrik, Anda juga bisa mengajukan permohonan turun daya, namun tidak diizinkan untuk turun daya ke golongan seperti R1-450VA. Turun daya tidak dikenakan biaya. Jika di kemudian hari membutuhkan naik daya, maka akan dikenakan biaya kembali. PLN menyayangkan permohonan turun daya, karena justru merugikan pelanggan sendiri.

Fitri, salah seorang contact center PLN menyatakan bahwa permintaan turun daya pelanggan ini bisa dilaksanakan. “Hanya saja cukup disayangkan, mengingat apabila pelanggan telah menggunakan listrik prabayar pulsa, maka tidak ada perbedaan jumlah kWh antara daya 1300 watt dengan 4400 watt. Maksudnya, saat pelanggan membeli pulsa listrik Rp100 ribu, maka jumlah kWh yang diterima akan sama saja,” ucapnya.

Untuk mengajukan penurunan daya listrik, pelanggan hanya bisa menempuh dua opsi yang ditetapkan. Pertama, datang langsung ke kantor PLN sesuai domisili/lokasi bangunan rumah. Kedua, hubungi langsung PLN 123 melalui ponsel pribadi.

Proses perubahan daya ini sendiri adalah minimal 5 hari dari saat pengajuan. Namun bila pelanggan ingin melakukan penambahan jaringan listrik maka waktu selesainya bisa mencapai 15 hari. Dan jika ada penambahan gardu maka waktu penyelesaiannya minimal 40 hari.

Loading...