Bisa Bikin via Online, Biaya Administrasi Pembuatan SIM A Rp120 Ribu

Pembuatan SIM Online - news.liputan6.comPembuatan SIM Online - news.liputan6.com

Untuk semakin memudahkan masyarakat yang ingin SIM, baik SIM A maupun SIM C, kini pihak Kepolisian Republik (Polri) telah meluncurkan SIM secara . Dengan ini, masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus SIM baru atau perpanjangan SIM pun tidak perlu antre terlalu lama. administrasi yang dibutuhkan untuk membuat SIM baru atau perpanjangan juga relatif terjangkau.

“Aplikasi pembuatan SIM online yang bernama Sidora (Pelayanan SIM Daftar Online Sragen) ini bisa diunduh lewat Google Play Store pada ponsel Android,” jelas Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman. “Sidora ini esensinya untuk memudahkan masyarakat mengurus SIM, baik perpanjangan atau baru, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu.”

Ia menambahkan bahwa dengan aplikasi SIM online ini, bisa memangkas antrean panjang sampai 1,5 jam. Dirinya sendiri menargetkan aplikasi Sidora bisa bebas antrean karena hari dan jamnya bisa diatur sesuai dengan keinginan pemohon SIM. “Ini terbaru dari Satlantas Polres Sragen untuk mengakomodasi keluhan masyarakat yang kesulitan mengurus SIM,” sambung Arif.

Mengenai biaya administrasi pembuatan SIM baru, terutama SIM A, menurut resmi Polri, biayanya adalah sebesar Rp120 ribu per penerbitan. Sementara, jika masyarakat ingin memperpanjang masa berlaku SIM A mereka, biayanya hanya sebesar Rp80 ribu per penerbitan. “Proses perpanjangan SIM tentu saja lebih mudah, selain itu biaya administrasinya juga lebih murah,” timpal Pamin SIM Polda Metro Jaya, Iptu Efri.

Nah, untuk masyarakat yang kehilangan SIM A, juga tidak perlu panik. Pasalnya, mereka masih bisa memperoleh SIM tersebut, tetapi tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku. Pemilik SIM pun tidak perlu membuat SIM yang baru karena bisa diganti. Sementara, persyaratan yang dibutuhkan sama seperti melakukan perpanjangan masa berlaku SIM.

“Tetapi, langkah utama, harus melaporkan kehilangan kepada polisi, seperti melaporkan kehilangan lainnya. Bukti surat dari polisi itu dijadikan sebagai bukti,” jelas Kepala Seksi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar. “Selanjutnya, pemilik SIM bisa langsung datang ke Satuan Penyelenggara SIM dan melapor bahwa ingin mengurus kehilangan SIM.”

Loading...