Biaya X-ray Deteksi Masalah Tulang Belakang Mulai Puluhan Ribu Rupiah

X-ray Deteksi Masalah Tulang Belakang

Umumnya, banyak orang yang mengabaikan rasa pada bagian tulang belakang mereka. Padahal, ketika tulang penopang utama tubuh ini terganggu, rasa akan menyerang sehingga mengganggu produktivitas Anda. Nah, salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mendeteksi cedera pada tulang belakang adalah dengan melakukan X-ray dengan mulai puluhan ribu .

“Gangguan pada tulang belakang bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya gangguan otot, tulang yang hancur, gangguan pada sendi, , sampai tumor,” jelas ahli bedah tulang belakang dari Mount Elizabeth Hospital, Singapura, Dr. Chua Soo Young. “Namun, sebagian besar orang dengan keluhan nyeri tulang belakang disebabkan karena kurangnya aktivitas fisik, postur tubuh yang buruk, kegemukan, dan mengalami stres dan mental.”

Saat ini, ditambahkan Chua, sudah tersedia berbagai pemeriksaan diagnostik untuk cedera pada tulang belakang, mulai dari X-ray sampai Pet-Scan yang bisa mencari tumor berukuran di bagian tulang belakang. “Kalau hasil pemindaian dan pemeriksaan penunjang menunjukkan tidak ada masalah pada tulang atau saraf, mungkin masalahnya hanya pada otot sehingga penanganannya cukup dengan pijat,” sambung yang sempat menjadi Wakil Kepala Pelayanan Tulang Belakang pada Changi General Hospital, Singapura, ini.

Nah, jika Anda memilih menggunakan metode sinar X-ray atau rontgen untuk mendeteksi masalah yang terjadi pada tulang belakang Anda, metode ini sudah disediakan di hampir seluruh rumah sakit dan juga klinik di dekat tempat tinggal Anda. Di RSUD Wangaya, Kota Denpasar, Bali misalnya, biaya untuk sekali X-ray tulang belakang berkisar Rp83.000, sudah termasuk biaya karcis, pemeriksaan dokter spesialis, dan biaya rontgen. Jika diperlukan pemeriksaan dari arah yang berlawanan, Anda membutuhkan biaya tambahan sekitar Rp57.000.

Selain mendeteksi gangguan nyeri pada tulang belakang, metode X-ray ini juga bisa dilakukan untuk mendeteksi apakah Anda mengalami masalah skoliosis atau tidak, terutama pada -anak. Seperti diketahui, skoliosis merupakan salah satu kelainan tulang punggung bawaan yang banyak ditemukan pada usia sekolah, yang meski tidak terasa nyeri, tetapi sangat mengganggu penampilan.

Pengobatan awal yang bisa dilakukan adalah dengan observasi X-ray yang dilakukan setiap 6 bulan sekali untuk memantau perkembangan lengkungan tulang. Observasi ini biasanya dilakukan ketika penderita masih anak-anak dan tingkat keparahan yang masih rendah. Selanjutnya, penderita akan diberikan anti-inflamasi untuk mengurangi nyeri yang terjadi.

Loading...