Biaya Variatif, Ini Pilihan Pesantren untuk Lulusan SMA

Pesantren Al Hikam Malang - ngalam.coPesantren Al Hikam Malang - ngalam.co

Umumnya, menyelenggarakan pendidikan bagi santri usia dini, setara SD maupun SMP. Namun, ada juga beberapa pesantren yang menerima santri baru yang merupakan lulusan SMA. Umumnya, pesantren untuk lulusan SMA ini mengkhususkan diri untuk -program seperti tahfidz Al Quran hingga Arab.

Salah satu pesantren yang cukup terkenal yang menerima santri baru lulusan SMA adalah Pesantren Al Hikam. Berlokasi di , pesantren ini menerima santri baru dengan tengah menempuh pendidikan Sarjana maksimal semester III. -syarat lainnya termasuk registrasi Rp200.000, fotokopi STK dan NUN SMA, fotokopi identitas diri, pasfoto, dan fotokopi Kartu Keluarga.

Pesantren lainnya adalah Ma’had Aly Baitul Qur’an yang berlokasi di Wonogiri, Jawa Tengah. Pesantren ini menerima santri baru usia 18-23 tahun untuk putra dan 18-21 tahun untuk putri. Syarat umum pendaftaran di antaranya membayar biaya registrasi Rp200.000, menyerahkan fotokopi ijazah pesantren dan SMA, pasfoto berwarna 4 x 6, fotokopi KTP, dan lulus tes seleksi.

Beralih ke Jawa bagian barat, ada Pesantren Madinatul Qur’an yang terletak di Jonggol, Bogor. Pesantren ini menyelenggarakan program pendidikan tahfidz dan Ma’had Aly yang keduanya diperuntukkan lulusan SMA. Untuk pendidikan tahfidz Al Quran, dikenakan biaya bulanan Rp1.500.000, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Sementara, program Ma’had Aly tidak mematok biaya bulanan alias gratis, tetapi ada biaya untuk pendaftaran, sarpras, seragam, dan buku.

Ke depannya, pondok pesantren yang mengkhususkan diri menerima santri baru lulusan SMA makin bertambah. Pasalnya, di Karang Widoro, Kabupaten Malang, kabarnya akan didirikan Pondok Pesantren Darus Sunnah pada tahun 2019 mendatang. Sebelumnya, di daerah ini sudah terdapat Masjid Salman Al Farisi yang memiliki arsitektur mirip Taj Mahal di India.

“Kelak, di sekitar masjid ini, juga bakal dibangun Ma’had Aly atau perguruan tinggi keagamaan berbasis pesantren. Rencananya, ma’had itu akan dinamai Pondok Pesantren Darus Sunnah,” jelas pengurus takmir masjid, Deden Very. “Pondok pesantren untuk lulusan SMA atau sederajat dengan program pendidikan selama 2 tahun, bahasa Arab, dan Al Quran. Insya Allah, akan mulai dibangun tahun depan.”

Loading...