Harus Tempuh Pendidikan Khusus Profesi, Berapa Biaya Ujian Advokat?

Biaya Ujian Advokat - seodigitalgroup.comBiaya Ujian Advokat - seodigitalgroup.com

sebagai advokat atau pengacara selalu identik dengan honor yang tinggi. Tak heran jika kemudian banyak orang yang tertarik untuk meniti karier sebagai pengacara. Namun rupanya untuk menjadi seorang pengacara tak mudah. Seseorang yang ingin menjadi advokat bukan hanya harus menempuh di bidang hukum, tetapi juga harus menempuh advokat, serta lulus ujian advokat. ujian advokat itu sendiri bisa bervariasi, tergantung lembaga penyelenggaranya.

Sebagai informasi, untuk ujian profesi advokat (UPA) yang diselenggarakan oleh Peradi (Perhimpunan Advokat ) pada tahun 2019 dikenai biaya pendaftaran sebesar Rp1.750.000. Materi ujian tersebut meliputi peran, & perkembangan organisasi advokat, kode etik advokat Indonesia, hukum acara perdata, pidana, perdata agama, peradilan hubungan industrial, peradilan tata usaha , dan ujian esai hukum acara perdata.

Namun jika calon peserta ingin menempuh kelas Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) sekaligus, biaya yang dikenakan lebih mahal lagi, mencapai Rp6 juta untuk pendidikannya saja dan biaya pendaftaran Rp500 ribu. Jadi total biaya PKPA sebesar Rp6,5 juta.

Terkait honor atau gaji pengacara di Indonesia sendiri kabarnya kini sangat beragam dan diklasifikasikan berdasar jenjang karier sampai firma hukum yang menaungi advokat itu sendiri. Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Peradi Rivai Kusumanegara, advokat muda atau yang baru menyelesaikan pendidikan hukum mempunyai penghasilan minimal Rp7 juta hingga Rp15 juta per bulan.

“Bergantung pada klasifikasinya, apakah sudah memiliki izin praktik atau masih bersifat magang, kemampuan asing, serta brevet-brevet yang telah dimiliki, seperti pendidikan HAKI dan pendidikan kurator,” kata Rivai, seperti dilansir Kompas.

Di samping itu, bayaran advokat pun dapat dihitung dari nilai perkara yang ditangani. Biasanya hal ini dengan mempertimbangkan jam terbang advokat serta citra pengacara itu sendiri. “Dalam sebuah kasus sangat bervariatif tergantung jam terbang dan nama baiknya serta tingkat kesulitan kasus dan lama waktu pengerjaannya,” tutur Rivai.

Pengacara juga bisa dibayar menurut hitungan jam atau bersifat kontrak sampai pekerjaan selesai. Biasanya ada law firm yang menarik tarif per kasus mulai Rp100 juta hingga miliaran . Jika semakin banyak klien yang datang, maka akan tinggi juga fee yang didapat.

Loading...