Dapat Menekan Angka Populasi, Berapa Biaya Steril Anjing?

Biaya Steril Anjing - www.petsmart.comBiaya Steril Anjing - www.petsmart.com

Sterilisasi atau kebiri menjadi sebuah pilihan yang banyak dilakukan oleh para seperti anjing maupun kucing. Selain dapat menekan jumlah populasi, steril dianggap dapat meminimalisir anjing dan kucing terkena , sekaligus meminimalisir . Anjing biasanya disterilisasi pada usia minimal 7 bulan.

Adapun biaya steril anjing umumnya memang lebih mahal dibanding sterilisasi kucing. Sterilisasi anjing biasanya didasarkan pada bobot anjing. Di beberapa atau hewan, biaya steril anjing berkisar antara Rp1,5 jutaan hingga Rp3,5 jutaan. Meskipun mahal, beberapa lembaga, komunitas, atau puskeswan juga kerap mengadakan event tertentu, sehingga biaya steril anjing lebih murah (mendapat subsidi) atau bahkan tidak dipungut sepeser pun, alias gratis.

Seperti tahun lalu misalnya, Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang bekerjasama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jateng III mengadakan kegiatan steril subsidi untuk ternak anjing dan kucing. “Kalau untuk anjing umumnya biaya steril mencapai lebih dari 1 juta, namun dalam kegiatan steril subsidi ini pemilik hewan kesayangan hanya perlu merogoh kocek 500 ribu – 750 ribu saja,” kata Kepala Disperpa, Eri Widyo Saptoko beberapa waktu lalu.

Meskipun disebut-sebut membawa dampak positif untuk anjing, menurut studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di University of California, Davis dan dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Veterinary Science, rupanya risiko pengebirian pada setiap ras anjing bisa berbeda-beda.

“Ada perbedaan besar (efek pengebirian) di antara ras yang berbeda,” ujar pemimpin penulis Benjamin Hart, profesor emeritus terkemuka di Sekolah Kedokteran Hewan UC Davis, seperti dilansir Phys melalui Kompas. Hart menambahkan, tak ada satu ukuran yang cocok untuk semua metode apabila menyangkut risiko kesehatan dan usia di mana seekor anjing dikebiri. “Beberapa ras mengembangkan masalah, yang lain tidak. Beberapa mungkin mengalami gangguan sendi tetapi tidak terkena kanker atau sebaliknya,” bebernya.

Melalui studi tersebut, para ahli menyarankan para pemilik anjing supaya bersedia mempertimbangkan sterilisasi atau pengebirian pada hewan peliharaannya dengan berkonsultasi dengan dokter hewan.

Loading...