Buka Program Diploma, Berapa Biaya Sekolah Pelayaran Surabaya?

Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya - twitter (@poltekpel_sby)

Selain di Jakarta, masyarakat yang ingin menuntut ilmu di bidang pelayaran juga bisa mendaftarkan diri di pelayaran Surabaya seperti Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Sebagai lembaga pendidikan resmi yang berada di bawah (Kemenhub), Poltekpel Surabaya mematok studi yang beragam, tergantung masuk atau program yang dipilih.

“Ketika penetapan , ada mekanisme penghitungannya di Kementerian Keuangan, di sana dipertimbangkan segala hal termasuk kemampuan daya beli masyarakat setempat,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Djoko Sasono beberapa tahun lalu, seperti dilansir Detik.

Lebih lanjut Djoko menerangkan, tarif serupa di wilayah sekitarnya, setelah melewati segala proses perhitungan dan mempertimbangkan daya beli masyarakat barulah diterbitkan peraturan tentang tarif. Hal itu pula yang jadi pedoman penarikan biaya diklat ke masyarakat.

Pada tahun akademik 2020/2021 ini Poltekpel Surabaya membuka calon taruna/taruni baru jalur mandiri mulai tanggal 11 Mei sampai 30 Juli 2020 mendatang. Pada saat seleksi Sipencatar, calon peserta akan dikenai biaya seleksi sebesar Rp2.295.000.

Ada beberapa pilihan diploma yang ditawarkan oleh Poltekpel Surabaya, yakni D-IV Nautika, D-IV Teknika, D-IV Elektro Pelayaran, D-IV Transportasi Laut, D-III Nautika, D-III Teknika, dan D-III Elektro Pelayaran. Adapun untuk biaya sekolah Poltekpel Surabaya dibagi menjadi beberapa program, yakni program pembibitan, program reguler, dan program mandiri.

Menurut informasi terakhir tahun 2019 lalu, total biaya pendidikan untuk program pembibitan mencapai Rp96.610.000, biaya program reguler Rp117.860.000, dan biaya pendidikan program mandiri totalnya bisa mencapai Rp160.270.000 hingga semester 8.

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut, Capt. Arifin Soenardjo menambahkan, penentuan tarif melalui mekanisme standar biaya dan dalam pelaksanaannya dilakukan secara online. “Tarif diklat yang kami terapkan sesuai dengan aturan biaya diklat, baik maupun pendaftaran sudah menggunakan sistem online. Karena itu tidak ada lagi face to face,” terangnya.

Meski demikian, bagi masyarakat yang tidak mampu juga disediakan untuk para peserta diklat dengan kriteria tertentu. “Untuk masyarakat yang tidak mampu membayar biaya diklat dan berprestasi kita berikan sesuai Peraturan Menhub Nomor KM 84 Tahun 2009,” tandasnya.

Loading...