Biaya Rp8 Jutaan, Apa Keuntungan Waralaba Kumon?

Ilustrasi : Seorang pengajar sedang mengajar murid pada sebuah lembaga bimbingan belajar - manadopostonline.com

JAKARTA – tidak melulu minimarket atau restoran cepat saji. Banyak lembaga bimbingan belajar yang juga menawarkan ke masyarakat luas, salah satunya Kumon. Dengan membayar sekitar Rp8 juta serta memenuhi -persyaratan tertentu, lembaga ini menawarkan banyak keuntungan kepada mereka yang ingin bergabung.

Dilansir dari situs resminya, Kumon diklaim sebagai salah satu waralaba yang tersebar luas di , dengan lebih dari 24.700 Kumon dan melayani lebih dari 4 juta siswa di 50 negara. Saat ini, seseorang di suatu tempat di seluruh dunia, diklaim belajar dengan Kumon. Karena itu, Kumon secara aktif mencari orang-orang yang mempunyai semangat untuk bergabung dan membuka -kelas lokal.

“Sebagai pemilik waralaba, Anda harus menjalankan bisnis Anda sendiri dengan menggunakan model bisnis yang telah teruji selama lebih dari 50 tahun,” tulis Kumon. “Materi-materi Kumon secara berkelanjutan terus ditingkatkan untuk memaksimalkan pembelajaran dan perkembangan siswa atau peserta didik.”

Selain itu, Kumon pusat juga terus melakukan dukungan untuk menjalankan bisnis waralaba yang menguntungkan. Sebagai pemilik waralaba, pebisnis akan diberikan pelatihan yang mendalam, sehingga mereka bisa membimbing siswa dari berbagai macam usia untuk mengembangkan potensinya. “Pelatihan akan dilakukan menyeluruh, dengan seminar yang didesain untuk Anda, serta kesempatan belajar dari pemilik waralaba yang sukses,” sambung Kumon.

Nah, jika Anda berkeinginan untuk membuka kelas Kumon di sekitar domisili Anda, ada beberapa persyaratan yang wajib Anda penuhi. Anda diharuskan mengikuti orientasi pengenalan sesuai dengan yang diberikan kantor pusat, lulus tes matematika dan Inggris, lulus interview, memiliki lokasi untuk kelas Kumon dan mendapat persetujuan, mengikuti seminar pelatihan dan praktik kerja, menyiapkan ruang kelas, serta menandatangani perjanjian dan membayar biaya waralaba Rp8.000.000.

Di Indonesia, hingga tahun 2018 ini, Kumon sudah berusia 25 tahun dan diklaim telah memiliki lebih dari 800 kelas Kumon, dengan siswa 131.032 , yang tersebar di lebih dari 20 kota-kota besar di Indonesia. Hingga saat ini, Kumon masih terus fokus untuk mengembangkan potensi . “Setiap memiliki potensi, hanya bagaimana bisa menemukan potensi diri itu dan memaksimalkannya,” kata Field Support Division Center Kumon, Fitrahudin.

Loading...