Biaya Puluhan Juta Rupiah, Petugas Avsec Wajib Ikuti Training & Bersertifikat

Aviation Security - indoaviation.co.idAviation Security - indoaviation.co.id

Aviation Security atau yang kerap disebut Avsec adalah terdepan yang harus ada di setiap di Indonesia. Personel Avsec ditugaskan untuk menjaga sebelum melakukan penerbangan. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan, seluruh petugas bandara harus dibekali sertifikat sesuai standar keamanan penerbangan, tak terkecuali dengan petugas Avsec.

“Undang-Undang tersebut menyebutkan bahwa setiap personel bandara harus memiliki atau mempunyai semacam license seperti Surat Tanda Kecakapan Personel (STKP) masing-masing itu sendiri, baik dari Avsec sampai ,” ujar Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan STPI Curug, Suyatmo, seperti dilansir Kompas.

“Pelatihan basic Avsec-nya tiga minggu. Mereka dibekali ilmu-ilmu tentang standar keamanan bandara. Karena selain teknologi yang akan bekerja, mereka juga harus tetap melakukan pengamanan tapi juga mengedepankan kenyamanan untuk calon penumpang,” beber Suyatmo.

Menurut Suyatmo, dengan mengikuti khusus tersebut, para petugas Avsec diharapkan dapat menegakkan disiplin dan memahami regulasi. “Yang kedua harus berikan layanan penumpang dengan prima biar aman dia juga harus nyaman. Kombinasi sikap, keterampilan, kemampuan, dan etika harus jadi satu,” sambungnya.

Sebagai informasi, biaya untuk mendaftar pendidikan atau training Avsec di salah satu tempat pelatihan seperti PSPP Penerbangan dipatok Rp 300 ribu. Sementara itu, total biaya diklat Avsec selama 3 bulan mencapai Rp 29 juta. Biaya tersebut sudah termasuk fasilitas baju seragam, jaket almamater, sepatu formal, tas, t-shirt, name plate, wing, ID card, stocking, cepol, koper, dasi, 1 set alat make-up, HP Android, asuransi jiwa, hingga tiket Jakarta-Singapore-Jakarta. Namun biaya belum termasuk tempat tinggal, makan, transportasi, magang, dan perekrutan.

Untuk mengikuti pendaftaran pendidikan Avsec, calon pendaftar bisa berasal dari SMA/SMK/MA dari berbagai jurusan dan diwajibkan memenuhi syarat berupa tes tertulis, tes kesehatan, dan tes wawancara yang dapat dilakukan secara online.

Peserta yang mendaftar pendidikan dan berhasil melewati seluruh tahapan yang ditentukan biasanya akan memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh Direktorat Keamanan Perhubungan (Dirkampen) yang bernaung di bawah Kementerian Perhubungan. Sertifikat itu pula yang nantinya akan menjadi bekal bagi para peserta untuk dapat menjadi petugas keamanan bandara.

Loading...