Harus Lapor PLN, Berapa Biaya Pindah Meteran Listrik?

Ilustrasi : Token listrik PLNIlustrasi : Token listrik PLN - www.mediaapakabar.com

JAKARTA – Jika Anda melakukan renovasi rumah, dan terpaksa memindahkan Anda ke tempat lain, jangan terburu-buru untuk dipindahkan. Pasalnya, untuk pemindahan listrik ini, Anda diwajibkan melaporkan ke terlebih dahulu. Hanya bisa dilakukan dalam atau persil yang sama, akan dikenakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pemindahan meteran ini hanya bisa disetujui bila pelanggan ingin memindahkan meter dalam bangunan atau persil yang sama, misalnya karena pelanggan akan melakukan rehab bangunan,” manajer area PT PLN Kota Pontianak, Hitler Saut Parulian Togatorop, dalam sesi tanya jawab di Tribun Pontianak. “Namun, bila pindah meter dari bangunan A ke bangunan B, tidak diperkenankan karena SPJBTL mengikat pada bangunan A.”

Lalu, berapa biaya yang diperlukan untuk melakukan pemindahan meteran listrik PLN? Sayangnya, pihak tidak membocorkan secara pasti angkanya. Namun, menurut pelanggan bernama Ronald Situmorang, yang beralamat di Jalan Kampung Raden, Kelurahan Jatiraden, Jatisampurna, Bekasi, ia dikenai biaya sebesar Rp418.000, dengan rincian biaya pergeseran Rp380.000 dan PPN sebesar 10 persen.

“Saya sudah menelepon PLN Call 123 perihal pelaporan untuk pergeseran meteran, dan kemudian saya dijelaskan mengenai pergeseran meteran akan dilakukan survey terlebih dahulu, dan akan ada telepon dari nomor yang tidak terdaftar di HP saya,” katanya. “Satu jam kemudian, ada telepon yang mengatakan dari PLN dan langsung mengatakan bahwa dikenakan biaya sebesar Rp418.000.”

Namun, Ronald ragu karena tiba-tiba ada informasi biaya, namun tanpa dilakukan survei terlebih dahulu. Ditanya rincian biayanya, pihak penelepon juga tidak bisa menjelaskan. Jadi, jika pelanggan hendak memindahkan meteran listrik, memang sebaiknya datang langsung ke kantor PLN terdekat jika tidak ingin dirugikan.

Selain itu, menurut pihak PLN, pemindahan meteran listrik tidak dapat dilakukan antar-bangunan. Jika ini dilakukan, pelanggan yang bersangkutan berisiko terkena denda dan meteran listrik dicopot paksa. Hal tersebut menimpa Sunoto, warga Dusun Sumberayu, Desa Sumberberas, Muncar, yang harus didenda sebesar Rp74 juta.

“KWH meter itu sudah ditetapkan dalam surat jual beli antara pelanggan dan PLN. Itu tidak boleh dipindah-pindah. Jika dilakukan pemindahan, maka itu bentuk pelanggaran,” papar Asisten Manager PLN Banyuwangi, Didik Hendro Utomo, dilansir Radar Banyuwangi. “ pemindahan itu, pelanggan harus berhenti berlangganan terlebih dahulu. Kemudian, dilakukan baru lagi.”

Loading...