Bisa via Online, Berapa Biaya Pesan Nama PT?

Ilustrasi : Pesan nama PTIlustrasi : Pesan nama PT

JAKARTA – Pesan nama menjadi salah satu prosedur awal jika hendak mengajukan pembuatan atau perseroan terbatas. Prosedur ini dapat dilakukan secara di situs resmi Direktorat Jenderal Hukum Kementerian Hukum dan HAM, dengan membayar sebesar Rp200.000 sesuai dengan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).

Dilansir dari Bisnis, Kementerian Hukum dan HAM pertama kali meluncurkan sistem Administrasi Hukum (AHU) pada tahun 2014 lalu. Dengan sistem ini, pemesanan nama dan pendirian perseroan terbatas pun hanya memerlukan waktu hitungan menit. Pasalnya, semua prosedur bisa dilakukan oleh di mana saja, tanpa harus repot-repot ke Kementerian Hukum dan HAM, cukup upload -data yang dibutuhkan.

“Sejak tanggal 8 Januari 2014, kami telah menerapkan sistem pendaftaran PT secara online,” tutur Dirjen Administrasi Hukum Kementerian Hukum dan HAM kala itu, Aidir Amin Daud, dilansir Kompas. “Dengan cara ini, diharapkan akan semakin mempercepat proses administrasi dan masyarakat tidak perlu lagi repot-repot datang ke kantor Kementerian Hukum dan HAM.”

Prosedur pertama yang perlu dilakukan adalah dengan membeli voucher pendaftaran di BNI senilai Rp200.000 yang bisa dilakukan secara online. Kemudian, buka website ahu.go.id, pilih menu ‘Pesan Nama’, lalu pilih ‘Pesan Nama Perseroan’. Setelah itu, masukkan kode pembayaran atau kode voucher, dan masukkan juga nama perseroan yang diinginkan, serta singkatan perseroan yang diinginkan.

“Nama yang didaftarkan itu memiliki jangka waktu 60 hari. Jika tidak ditindaklanjuti dengan pengesahan ke notaris, otomatis nama PT yang dipesan kepada kami akan hangus,” terang Sekretaris Direktorat Jenderal AHU Kementerian Hukum dan HAM saat itu, Freddy Harris. “Namun, setelah 60 hari, masih bisa diperpanjang dengan membeli voucher baru.”

Proses pemesan nama tersebut bisa dilakukan langsung oleh pemohon tanpa harus melalui notaris. Namun, ketika pemohon ingin melanjutkan pada proses pengesahan PT, maka berkas tersebut harus dibawa ke notaris. Setelah itu, pemohon akan memperoleh akta perusahaan dari notaris, dengan biaya maksimal Rp1 juta.

Loading...