Tak Selalu Mahal, Ini Kisaran Biaya Perawatan Gigi Berlubang

Biaya Perawatan Gigi Berlubang - whatsnewindonesia.comBiaya Perawatan Gigi Berlubang - whatsnewindonesia.com

yang berlubang memang sudah seharusnya segera ditangani oleh agar tidak semakin parah dan menimbulkan yang berkepanjangan bagi penderitanya. Sayangnya, banyak orang yang masih belum paham akan bahayanya membiarkan gigi berlubang terlalu lama. Beberapa faktor di antaranya karena kekhawatiran terkait yang mungkin ditimbulkan hingga faktor biaya gigi berlubang yang dianggap terlalu mahal.

Padahal, tak semua klinik atau dokter gigi memasang biaya yang mahal untuk perawatan gigi berlubang. Selain ke klinik gigi (dental clinic), perawatan gigi berlubang juga bisa dilakukan di puskesmas. Sebagai contoh, di Puskesmas Dinoyo Malang mematok pelayanan tindakan kecil seperti tambalan kecil (amalgam) Rp50 ribu atau tambal tetap (composit/glassionomer) Rp70 ribu, lalu untuk cabut gigi dengan komplikasi Rp100 ribu dan jika dengan perawatan saraf dikenai biaya Rp15 ribu.

Sedangkan di klinik gigi untuk tambal gigi estetik permanen dikenai harga antara Rp100 ribu hingga Rp350 ribu per gigi. Apabila disertai dengan perawatan salur akar/saraf untuk lubang yang telah mencapai saraf atau pulpa, maka pasien akan dikenai tambahan biaya berkisar Rp75 ribu hingga Rp200 ribuan. Selain memakai biaya pribadi, perawatan gigi berlubang juga bisa memanfaatkan BPJS . Perawatan gigi berlubang atas indikasi medis tidak dikenai biaya, alias gratis.

Menurut drg. Andy Wirahadikusumah, sakit gigi seharusnya segera diperiksakan ke dokter karena dapat memicu komplikasi kesehatan yang lebih serius seperti penyakit jantung. “Kalau gigi sudah berlubang sangat dalam sampai rongga pulpa (lapisan gigi terdalam) yang isinya saraf dan pembuluh darah, berbahaya. Kita tahu pembuluh darah di tubuh saling berhubungan. Bakteri gigi bisa menjalar ke organ lain seperti jantung,” ujar Andy di , seperti dilansir Tempo.

Sejumlah penelitian telah mengemukakan korelasi antara masalah gigi dan gusi dengan penyakit lain seperti penyakit pernapasan serta kanker ginjal dan pankreas, meski perlu penelitian lebih lanjut tentang hal itu. Oleh sebab itu drg Andy menyarankan masyarakat untuk melakukan perawatan gigi dengan benar.

“Jangan nunggu sakitnya parah baru ke dokter gigi. Pas datang biayanya lebih besar karena perawatannya kompleks. Tapi kalau dari awal sudah berkunjung ke dokter gigi setiap enam bulan, masalah gigi tidak akan muncul,” tandasnya.

Loading...