Modal Memenangkan Suara, Berapa Biaya Pilpres AS 2020?

Debat Pilpres Amerika Serikat - cirebon.pikiran-rakyat.comDebat Pilpres Amerika Serikat - cirebon.pikiran-rakyat.com

WASHINGTON – pemilihan terkenal dan semakin setiap empat tahun. Bahkan, agenda politik paling penting di Negeri Paman Sam tersebut dikatakan paling daripada di mana pun di dunia, karena baik Partai Demokrat maupun Partai Republik, mengumpulkan kekuatan finansial mereka sebanyak-banyaknya untuk saling mengalahkan. Studi juga menunjukkan, kandidat dengan paling banyak, cenderung yang memenangkan suara.

Dikutip dari TRT World, pemilihan presiden tahun 2020 ini diharapkan memecahkan rekor, menelan biaya hampir 14 miliar AS, menurut Center for Responsive Politics. Ketika tahun 2016 lalu, yang mempertemukan Hillary Clinton dan Donald , biayanya mencapai lebih dari 6,3 miliar dolar AS. Pada saat perlombaan ke Gedung Putih, menelan biaya 2,4 miliar dolar AS dan pemilihan Kongres menghabiskan 4 miliar dolar AS.

Kala itu, Hillary Clinton mengumpulkan 1,4 miliar dolar AS dan Trump mengumpulkan 957 juta dolar AS. Pemilu itu menjadi pengecualian dengan kandidat yang kalah menghabiskan lebih banyak uang. Beberapa telah menyarankan bahwa Trump pada pemilu lalu mendapat liputan media gratis yang jauh lebih banyak, yang membutuhkan biaya ratusan juta dolar AS untuk mencapainya, hanya karena dia sangat bombastis. “Sepuluh tahun lalu, calon presiden miliaran dolar AS akan sulit dibayangkan,” ujar Sheila Krumholz, direktur eksekutif Center for Responsive Politics.

Empat tahun sebelumnya, tahun 2012, Barack Obama mengumpulkan 1,07 miliar dolar AS, berbeda dengan lawannya dari Partai Republik, Mitt Romney, yang mengumpulkan 992 juta dolar AS. Sementara, pada kampanye presiden 2008, perbedaan antara kedua kandidat semakin tajam. Obama mengumpulkan hampir 800 juta dolar AS, sedangkan John McCain mengumpulkan ‘hanya’ sekitar 400 juta dolar AS.

Keputusan Mahkamah Agung pada tahun 2012, Citizen United vs. Federal Election Commission juga telah menimbulkan ‘tsunami uang’ ke dalam politik AS. Keputusan tersebut pada dasarnya memungkinkan organisasi pendukung kandidat tertentu untuk mengumpulkan uang tanpa batas dan tanpa mengungkapkan siapa donornya, selama tidak ada koordinasi resmi dengan kampanye secara langsung.

Misalnya, dalam pemilihan presiden tahun 2004 antara George W. Bush Jr. dan saingannya, John Kerry, mereka masing-masing mengumpulkan 367 juta dolar AS dan 328 juta dolar AS. Lalu, dalam pemilihan umum tahun 2000 antara George W. Bush Jr. dan Al Gore, tidak ada kandidat yang membelanjakan lebih dari 200 juta dolar AS, masing-masing dengan total biaya di bawah 400 juta dolar AS.

Uang juga memainkan peran penting dalam pemilihan dua dewan legislatif di AS. Kandidat yang menghabiskan uang paling banyak di DPR setempat, memenangkan pemilihan 90 persen, sedangkan di Senat, lebih dari 80 persen. Jumlah uang yang dihabiskan dalam pemilu mencerminkan meningkatnya polarisasi politik di tersebut, dengan kedua belah pihak semakin melihat kemenangan di pihak lain sebagai ancaman eksistensial bagi kelangsungan hidup pihak mereka.

Loading...