Ingin Berkunjung ke UK? Ini Kisaran Biaya Pengajuan Visanya

Visa untuk bisa pergi ke UKVisa untuk bisa pergi ke UK - metro.co.uk

JAKARTA – Layaknya ke negara lain, ketika Anda ingin berkunjung ke kawasan UK (United Kingdom atau Raya), salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah . Tergantung tujuan kunjungan Anda, apakah itu untuk liburan, , atau urusan lain, untuk mendapatkan visa ini, diperlukan sejumlah , selain .

Dilansir dari situs UK Visas and Immigration, pengajuan visa ke UK bisa dibedakan menjadi beberapa tujuan, antara lain liburan, pendidikan, bekerja, menetap, atau urusan lainnya. Untuk tujuan belajar misalnya, biaya yang diperlukan berkisar 123 dolar AS hingga 237 dolar untuk shot term study atau mulai Rp1,9 jutaan. Sementara, untuk liburan, biayanya berkisar 833 dolar AS (12,9 jutaan) yang berlaku untuk lima tahun atau 1.046 dolar AS (Rp16,21 jutaan) dan berlaku untuk 10 tahun.

Apabila Anda berniat melanjutkan kuliah di Inggris, biaya aplikasi visa berkisar Rp7 jutaan. Selain membayar apply visa, Anda juga diharuskan membayar asuransi dengan biaya berkisar Rp5 juta hingga Rp6 jutaan. Asuransi ini dibayar di depan, untuk mencakup seluruh masa kuliah selama satu tahun. Kemudian, ada juga biaya translate dokumen, sekitar Rp100 ribuan per lembar.

Seiring dengan wabah virus , pemerintah Inggris mengumumkan pemberian izin bagi warga negara (WNI) dengan kriteria tertentu yang tidak mempunyai visa untuk masuk ke UK menggunakan Visa Waiver (keringanan bebas visa). Kebijakan ini disebut pemerintah Inggris sebagai langkah untuk membuat keluarga beda kewarganegaraan agar tetap dapat bersama di tengah situasi pandemi COVID-19.

“Pemohon diminta untuk menghubungi pihak Kedutaan Besar Inggris secara langsung melalui kontak atau pesan media sosial, memberikan rincian mengenai situasi yang dialami,” ujar Kedutaan Besar Inggris. “Tidak perlu mengajukan secara daring, tidak ada biaya pembuatan visa, tidak perlu pergi ke VFS ( visa). Kami dapat mengaturnya dalam hitungan jam atau hitungan hari, tergantung (pada kasus yang diajukan).”

Loading...