Biaya Pembuatan Lebih Mahal, Ini Keuntungan & Kelemahan Punya E-Paspor Indonesia

Paspor - jendelakeluarga.comPaspor - jendelakeluarga.com

Demi mempermudah yang hendak berlibur atau melakukan ke , pun akhirnya memperkenalkan alias e- sejak beberapa waktu lalu. Baik biasa dan e-passport memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Dari segi , rupanya pembuatan e Indonesia lebih mahal dibandingkan biaya.

Paspor biasa 48 halaman untuk WNI hanya ditarik biaya Rp 300.000 per buku, sedangkan untuk membuat e-paspor biayanya mencapai Rp 655.000, meliputi biaya e-paspor Rp 600 ribu dan jasa TI Biometrik Rp 55 ribu. Berbeda dari paspor biasa, pembuatan e-paspor ternyata hanya dapat dilayani di beberapa imigrasi. Lalu, imigrasi mana saja yang melayani pembuatan e-paspor?

Untuk sementara ini, pembuatan e-paspor baru dapat dilakukan di DKI Jakarta, Batam, dan Surabaya. Khusus di wilayah DKI Jakarta, masyarakat bisa mengurus e-paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Tanjung Priok, dan Soekarno-Hatta.

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Heru Santoso mengungkapkan bahwa pembuatan e-paspor hanya dapat dilakukan di kantor imigrasi yang telah ditunjuk karena e-paspor saat ini masih dalam tahap sosialisasi pada masyarakat. “Kalau sosialisasi ke masyarakat sudah merata, kami akan berlakukan di semua wilayah,” jelas Heru, seperti dilansir Tribunnews.

Kata Heru, sosialisasi ini mencakup penanganan e-paspor yang berbeda dari paspor biasa. Sebab e-paspor mempunyai chip penyimpan data yang lebih mudah rusak. “Lingkungan masyarakat mesti siap. Siap gak menyimpan e-paspor? Kalau e-paspornya rusak kan bikin lagi. Rp 600.000 nanti keluar. Menyimpan e-paspor itu harus dengan baik. Sementara masyarakat di negara perbatasan menaruh paspor terkadang hanya di saku celana,” tuturnya.

Syarat yang dibutuhkan untuk membuat e-paspor cukup mudah, pemohon cukup membawa KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran atau ijazah terakhir, dan paspor lama. Paspor biasa juga bisa diganti dengan e-paspor tanpa perlu menunggu masa berlaku paspor biasa berakhir.

Meski dari segi biaya lebih mahal dan penyimpanannya harus lebih cermat, ternyata e-paspor Indonesia menawarkan sejumlah keuntungan. Misalnya saja kemudahan untuk mendapat persetujuan visa ke negara yang didatangi. Selain itu, pemilik e-paspor Indonesia juga mendapat keuntungan bebas visa saat hendak bepergian ke Jepang.

Loading...