Biaya Pelayanan KB di Puskesmas Pasuruan Gratis Selama Masa Pandemi

Biaya Pelayanan KB di Puskesmas - www.volusonclub.netBiaya Pelayanan KB di Puskesmas - www.volusonclub.net

Program keluarga berencana (KB) dapat dilakukan di mana saja, baik di kandungan, bidan, maupun di puskesmas. Karena memperoleh subsidi , tentu saja pasang KB di puskesmas relatif lebih murah. Selain pasang IUD atau KB implan, di puskesmas juga melayani lepas KB dengan yang juga murah.

Sebagai gambaran, di UPT Puskesmas Wonosari I pemasangan IUD (tanpa alat kontrasepsi) Rp100 ribu, kontrol IUD Rp31 ribu, pelepasan IUD Rp100 ribu, pelepasan IUD dengan penyulit Rp125 ribu, reinsersi IUD Rp200 ribu, cabut dan pasang implant Rp100 ribu, pasang implan (tanpa alkon) Rp50 ribu, cabut implan Rp50 ribu, kontrol implan Rp20 ribu, dan reinsersi implan Rp15 ribu. Sedangkan bagi pemegang jaminan , biaya pelayanan KB di puskesmas ditanggung oleh penjamin, alias .

atau prosedur melakukan KB di puskesmas pun mudah. Akseptor KB tinggal datang/berobat ke puskesmas dengan membawa beberapa persyaratan seperti kartu identitas (KTP, SIM, dan/atau Kartu Keluarga bagi pasien baru), membawa Kartu Pendaftaran (pasien lama), dan kartu Jaminan Kesehatan bagi yang memiliki (dilengkapi fotokopi kartu Jamkes, fotokopi KTP, fotokopi KK, dan fotokopi kartu KB).

Pada beberapa kesempatan, pelayanan KB di puskesmas daerah tertentu pun digratiskan. Misalnya saja di Pasuruan, Jawa Timur. Selama masa pandemi Covid-19, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pembebasan Biaya Pelayanan Peserta Ber-KB. Dalam SE bernomor 900/992/424.080/2020 tertanggal 29 Mei 2020, pelayanan peserta KB aktif dan peserta KB baru selama Pandemi Covid-19 tetap diadakan sesuai standar social dan physical distancing.

Menurut Kepala Dinas KB-PP (Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan) Kabupaten Pasuruan, Loembini Pedjati Lajoeng, pembebasan biaya pelayanan KB ini dimulai sejak 29 Mei 2020 dan terus berlaku selama pandemi, serta dilaksanakan di puskesmas se-Kabupaten Pasuruan serta RSUD Bangil dan Grati.

“Di tengah pandemi Covid-19, pasti ada PUS (pasangan usia subur) yang menunda kehamilan. Faktornya ya macam-macam, sehingga dari Pemkab Pasuruan membantu untuk membebaskan biaya pelayanan peserta yang ingin ber-KB. Yang ingin pasang IUD, Implant atau suntik, gratis semuanya sampai waktu yang tidak bisa ditentukan,” kata Loembini, seperti dilansir Momentum.

Loading...