Berguna untuk Tingkatkan Manajemen Sistem, Berapa Biaya Pelatihan ISO 9001?

Ilustrasi : Pelatihan ISO 9001

ISO 9001 adalah prosedur terdokumentasi dan praktik-praktik standar untuk , yang bertujuan menjamin kesesuaian dari suatu proses dan (barang atau jasa) terhadap atau tertentu, di mana kebutuhan atau tersebut ditentukan atau dispesifikasikan oleh pelanggan dan organisasi. Untuk memperoleh ISO 9001, peserta biasanya disarankan untuk mengikuti terlebih dahulu dengan yang variatif.

Di salah satu penyedia jasa, training ISO 9001 dengan durasi selama 2 hari dikenai Rp4 juta per orang. Harga tersebut sudah termasuk hard/soft copy materi training, sertifikat training, dua kali coffee break, makan siang, dan kaos.

“Sejatinya, tujuan utama dari ISO 9001 adalah membantu organisasi meningkatkan kepuasan pelanggan dengan fokus dan konsisten memerhatikan kualitas layanannya. Manfaat ISO memberikan banyak perubahan positif bagi lingkungan internal maupun eksternal perusahaan,” kata Suwastika, Trainer Jasa Pengembangan Eksekutif PPM Manajemen, seperti dilansir Swa.

Dengan mengikuti pelatihan ISO 9001, maka peserta akan memperoleh pengarahan dan pemahaman dalam menyiapkan dan menyusun dokumentasi yang teruji sebagai dasar penerapan dan evaluasi, serta strategi penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 bagi perusahaan yang berkomitmen menghasilkan produk dan bermutu serta kinerja tinggi.

Peserta yang menjadi sasaran untuk mengikuti training atau pelatihan ISO 9001, antara lain kandidat manajemen representatif (wakil manajemen), manajemen, praktisi, layanan publik, petugas QC/QA, hingga HRD/personalia.

Sementara itu, materi pelatihan ISO 9001 meliputi beberapa poin, seperti standar internasional untuk mutu, definisi ISO, sejarah ISO, manfaat ISO 9001, struktur sistem manajemen mutu ISO 9001, prinsip-prinsip manajemen mutu, pendekatan proses, perbaikan terus-menerus, persyaratan sistem manajemen mutu ISO 9001, kupas klausul ISO 9001, hingga penilaian.

Dengan mengikuti pelatihan ISO 9001:2015, para peserta diharapkan dapat menuangkan kebijakan-kebijakan dalam dokumen ISO 9001, mampu bekerja sama dan mendukung wakil manajemen, mampu merencanakan langkah-langkah pengembangan sistem manajemen mutu berdasarkan persyaratan ISO 9001, serta mampu mengidentifikasi sumber daya dan kemampuan yang dibutuhkan sistem manajemen mutu ISO 9001.

Loading...