Jangan Sampai Kelewat Batas, Ini Biaya Over Limit Kartu Kredit Mandiri

Kartu Kredit Mandiri - lifepal.co.idKartu Kredit Mandiri - lifepal.co.id

memiliki jenis yang beragam, mulai dari Mandiri Signature, Precious, Traveloka, Skyz, Mandiri Co Brand Pertamina, Golf Signature, Golf Platinum, Golf Gold, Mandiri Platinum, Everyday Card, Gold, Shopee, Co Brand Hypermart, World Elite, Prioritas, hingga Mandiri Corporate Card Visa. Secara umum, over limit Mandiri sebesar Rp150.000.

Over limit atau pelampauan batas kartu kredit adalah suatu keadaan di mana melakukan transaksi yang melebihi limit kartu kredit. Hal ini biasanya terjadi jika belum melakukan tagihan pada bulan-bulan sebelumnya.

Jika kartu kredit terkena over limit, pihak bank akan menerapkan konsekuensi berupa pengenaan biaya over limit untuk setiap transaksi yang melebihi limit kartu kredit, atau transaksi akan ditolak sehingga nasabah tidak dapat melakukan pembelian/pembayaran.

Selama masa pandemi (-19) ini, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Menyiapkan program keringanan dalam bentuk mengubah outstanding tagihan kartu kredit menjadi cicilan tetap dengan beberapa pilihan tenor sampai dengan 18 bulan, serta dengan bunga ringan.

Menurut SVP Credit Card Group Bank Mandiri Lila Noya, meski banyak nasabah yang menanyakan program itu, pengajuan nasabah belum terlalu banyak. Rata-rata restrukturisasi kartu kredit yang disetujui memiliki outstanding tagihan dengan nilai Rp10 juta ke atas.

Akan tetapi, pemberian restrukturisasi tak dibatasi berdasarkan limit. “Bagi pemegang kartu yang sampai dengan tanggal 1 April 2020 kolektibilitasnya lancar, tetapi terdampak pandemi COVID-19, dapat mengajukan keringanan kepada kami,” ungkapnya.

Sebelumnya, (BI) mengumumkan perubahan aturan untuk kartu kredit, yakni penurunan batas maksimal kartu kredit dari 2,25 persen menjadi 2 persen per bulan. Lalu, mengubah penurunan sementara nilai pembayaran minimum dari 10 persen menjadi 5 persen, mengubah besaran denda keterlambatan pembayaran dari 3 persen atau maksimal Rp150 ribu menjadi 1 persen atau maksimal Rp100 ribu.

Terakhir, memberikan perpanjangan jangka waktu pembayaran untuk nasabah yang terdampak corona. Tetapi, perpanjangan jangka waktu pembayaran ini merujuk pada ketentuan tiap bank penerbit kartu kredit. Kebijakan ini diterapkan sejak 1 Mei 2020 sampai akhir tahun.

Loading...