Biaya Murah, Veneer Jadi Tren Baru untuk Miliki Gigi Kelinci

Veneer Gigi - ruangsehat.net

Jakarta untuk mempercantik diri kini semakin beragam. Selain operasi plastik, saat ini semakin banyak artis yang mendambakan ‘gigi kelinci’. membentuk gigi seperti ‘gigi kelinci’ dengan 2 gigi bagian depan berukuran lebih panjang dibanding gigi lainnya ini disebut dengan veneer.

Sudah banyak selebriti yang mengikuti tren gigi kelinci seperti Olla Ramlan atau Femy Permatasari. Veneer gigi sendiri merupakan proses pemasangan komposit atau porselen tipis pada gigi supaya bentuk dan warna gigi sempurna, termasuk membentuk gigi kelinci.

“Proses pembentukan ‘gigi kelinci’ sendiri adalah saat dua gigi tengah pada rahang atas diperpanjang sehingga berbentuk seperti gigi kelinci,” kata drg. Melisa.

Melisa menambahkan bahwa veneer gigi dilaksanakan dengan 2 teknik, yaitu direct dan indirect. Direct alias veneer komposit adalah jenis veneer yang bisa dilakukan hanya dengan sekali pertemuan. Usai konsultasi, permukaan gigi pasien akan sedikit dikikir dan dipasang tambalan dari bahan komposit sesuai bentuk yang diinginkan.

Proses veneer gigi biasanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam, tergantung gigi yang hendak dibentuk. Sementara itu dalam proses indirect veneer, gigi pasien terlebih dahulu diteliti oleh sang gigi dan baru setelah itu dibuatkan lapisan porselen dan gigi asli juga akan dikikir sedikit untuk memudahkan peletakan lapisan porselen.

Selain untuk membuat gigi kelinci, veneer ternyata juga bermanfaat untuk meningkatkan warna, bentuk, dan posisi gigi, serta membaiki gigi yang patah. “Ketika ada pasien yang memiliki gigi renggang atau bercelah, veneer bisa digunakan untuk mengisi kekosongan atau celah tersebut. Veneer juga bisa merapikan gigi yang berjejal atau tidak sejajar dengan menyesuaikan posisi lapisan veneer,” jelas drg. Herta Anggreiny.

“Veneer juga mampu menutup pewarnaan pada gigi yang tidak bisa dihilangkan dengan bleaching seperti akibat -obatan. Sehingga membuat gigi jadi lebih putih dan sewarna,” imbuhnya. Biaya pemasangan veneer direct sendiri cukup murah, hanya berkisar mulai Rp 500 ribuan hingga Rp 2 juta per gigi, sedangkan veneer indirect harganya berkisar mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 5 juta per gigi.

Loading...