Kini Dikelola UPI, Berapa Biaya Masuk Kuliah Akper Sumedang?

Akademi Keperawatan (Akper) Sumedang - @Hamdan SuryanaAkademi Keperawatan (Akper) Sumedang - @Hamdan Suryana

Sejak 2017 lalu, Sumedang menyerahkan pengelolaan Akademi Keperawatan (Akper) Sumedang pada Indonesia (UPI). Dengan demikian, studi keperawatan pada Akper Sumedang menyatu dengan UPI. Besaran masuk untuk mahasiswa baru Akper Sumedang pada tahun akademik 2020/2021 pun sudah diatur secara oleh pihak UPI.

“Penyatuan Akper Kab. Sumedang ini sekarang menjadi tugas UPI agar dapat lebih , berkualitas, dan berdaya saing baik pada tataran nasional maupun internasional. penyatuan Akper Kab. Sumedang dengan UPI ini harus membawa dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat Kabupaten Sumedang. Dalam pengelolaannya, Akper akan menjadi salah satu Program Studi yang dikoordinasikan oleh Direktur Kampus UPI Sumedang bersama-sama dengan Program Studi PGSD Penjas dan PG PAUD yang sudah ada saat ini,” kata Rektor UPI Prof. Dr. H. R. Asep Kadarohman, M.Si., seperti dilansir upi.edu.

Adapun biaya pendidikan atau uang kuliah tunggal (UKT) bagi calon mahasiswa baru seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) program studi S1 Keperawatan terbagi menjadi 8 kelompok. Untuk kelompok I dikenai biaya Rp500 ribu, kelompok II Rp1 juta, kelompok III Rp4,1 juta, kelompok IV Rp4,92 juta, kelompok V Rp5,46 juta, kelompok VI Rp5,46 juta, kelompok VII Rp6,56 juta, kelompok VII Rp7,1 juta, dan kelompok VIII Rp7,65 juta.

Selain jalur SNMPTN, UPI juga membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN, SM UPI Prestasi Istimewa, hingga Seleksi Mandiri UPI. Jadwal penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN 2020 dibuka sejak 15 Januari – 10 Februari 2020. Biaya masuk Kampus UPI Sumedang program Keperawatan untuk jalur SBMPTN besarannya sama seperti jalur SNMPTN.

Penyatuan Akper Sumedang sendiri adalah amanat Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang pemerintah daerah, bahwa pengelolaan pendidikan tinggi merupakan kewenangan pemerintah pusat. “UPI merupakan kampus yang besar di Indonesia yang reputasinya sudah teruji dan merupakan perguruan tinggi berbadan yang memiliki otonomi lebih dalam pengelolaannya, jadi adanya kesepahaman ini merupakan proses peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang melalui Tri Dharma perguruan tinggi,” kata mantan bupati Sumedang Ir. H. Eka Setiawan, Dipl S.E., M.M beberapa waktu lalu.

Loading...