Disediakan PLN, Berapa Biaya Loss Watt Listrik Tahun 2020?

Penambahan batas daya listrik - www.beritasatu.comPenambahan batas daya listrik - www.beritasatu.com

KUPANG/KUDUS/PALOPO – Jika Anda sedang mengadakan acara yang lumayan besar di rumah, agar kapasitas mencukupi, opsi yang dapat Anda lakukan adalah melakukan loss Watt atau loss stroom. Ini adalah penambahan batas daya dalam waktu tertentu atau untuk sementara waktu. Anda bisa mengajukan permohonan ini ke kantor PLN terdekat, dengan pada tahun 2020 ini dihitung berdasarkan durasi serta daya yang diinginkan.

“Istilahnya sebenarnya bukan loss stroom, melainkan pesta (penerangan sementara) atau penambahan batas daya dalam waktu tertentu,” papar Humas PT PLN area Yogyakarta, Paulus Kardiman, dalam suatu tanya jawab di Tribun Jogja. “Untuk tersebut, cukup menghubungi telepon 123, ditambah kode area jika menggunakan handphone, dan layanan berlangsung 24 jam.”

Bagi pelanggan yang berminat, perlu mempersiapkan ID pelanggan, nama pemohon, alamat lengkap yang dimaksud, serta nomor telepon atau handphone yang bisa dihubungi. Mengenai besaran biaya, nantinya dihitung berdasarkan berapa lama dan berapa daya yang diinginkan pelanggan, termasuk untuk pelanggan pascabayar dan pelanggan prabayar atau token.

Sekadar referensi, pada tahun 2019, PLN Palopo memberikan bagi pelanggan yang akan menggunakan layanan los meteran. Mereka cukup membayar 84 persen dari total biaya yang diperlukan. Biaya normal loss Watt untuk daya 7.700VA sendiri berkisar Rp1.008.854 selama tiga hari, sedangkan untuk daya 4.400VA dan 3.500VA berkisar Rp337.298 per hari.

Untuk tahun 2020 ini, sejumlah unit PLN juga kembali menawarkan layanan terbaru, termasuk loss Watt. PLN Unit Induk Wilayah NTT misalnya, menyediakan aplikasi Customer Self Service untuk memudahkan pelayanan dalam genggaman tangan pelanggan. Aplikasi tersebut melayani layanan pasang baru, loss stroom, hingga semua layanan yang ada di loket fisik.

Lalu, bagaimana jika pelanggan ingin melakukan loss Watt secara mandiri? PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kudus mewanti-wanti agar tidak mengubah meteran listrik untuk menghindari kemungkinan gangguan listrik. Mengubah kWh meter secara ilegal juga termasuk pelanggaran. Jika semakin banyak pelanggan loss stroom, dapat menyebabkan trafo PLN over kapasitas hingga menyebabkan gangguan listrik.

“Jangan mengutak-atik meteran sendiri atau memanggil tukang listrik untuk mengubah meteran listrik menjadi loss stroom. Ini sangat berbahaya,” tandas Manager PLN UP3 Kudus, Darmadi, dikutip dari Suara Merdeka. “Jika ingin melakukan proses tambah daya karena listrik meningkat, bisa melakukan pengajuan langsung ke PLN.”

Loading...