Biaya Kuliah Kedokteran Relatif Terjangkau, Jerman Jadi Negara Favorit di Eropa untuk Kuliah

Kuliah di Jerman - www.dw.comKuliah di Jerman - www.dw.com

Mahasiswa yang ingin kuliah ke sebagian besar memiliki cita-cita untuk melanjutkan studinya di . Walaupun memiliki sendiri, rata-rata universitas yang ada di sana juga menyediakan untuk mahasiswa internasional dengan pengantar menggunakan Inggris. Menariknya lagi, di Jerman kabarnya biaya kuliah di Jerman termasuk Kedokteran ternyata ditanggung alias gratis. Benarkah?

“Biaya gratis di Jerman berlaku untuk semua tingkat . Pemerintah di sana membebankan pajak yang tinggi kepada rakyat, hasilnya dikembalikan lagi dalam bentuk dan kesehatan gratis. Kalau kita kuliah di sana hanya perlu menanggung biaya hidup, jumlahnya lebih kurang sama dengan Indonesia, bahkan bisa lebih kecil dan ringan kalau mahasiswa mau mencari pekerjaan part time yang banyak tersedia di sana,” kata salah satu mahasiswa yang berpengalaman kuliah S2 di Jerman, seperti dilansir dari Majalah Trass.

Untuk kuliah jurusan kedokteran atau medical degree di universitas umum yang ada di Jerman (kecuali Baden-Württemberg) biasanya calon mahasiswa hanya diharuskan membayar biaya administrasi yang berkisar antara 100-300 euro per tahun atau sekitar Rp 1,7 jutaan hingga Rp 5 jutaan dalam . Sementara itu di Baden-Württemberg mulai tahun akademik 2017/2018 menerapkan biaya bagi mahasiswa non-Uni Eropa sebesar 1.500 euro (Rp 25,4 jutaan) per semester – total 3.000 euro (Rp 51 jutaan) per tahun.

Sementara itu biaya kuliah di universitas swasta Jerman tanpa beasiswa diperkirakan lebih tinggi dan bisa mencapai 20.000 euro (Rp 340 jutaan) per tahun. Kemudian calon mahasiswa juga membutuhkan sekitar 9.600 euro (Rp 163 jutaan) per tahun untuk menutup biaya hidup. Meski demikian besaran biaya hidup di Jerman sangat bergantung dari lokasi kuliah dan gaya hidup mahasiswa itu sendiri.

Sebagai informasi, berdasarkan studi yang dilakukan Study.EU, di antara 30 negara di Eropa, Jerman rupanya berada di posisi pertama negara tujuan untuk menimba ilmu bagi mahasiswa internasional. “Jerman menawarkan lebih banyak mata kuliah dalam Bahasa Inggris. Sementara Inggris dan Irlandia mendominasi bidang ini, Jerman adalah negara kedua setelah Belanda dengan jumlah mata kuliah yang bisa diambil mahasiswa dalam bahasa Inggris,” kata CEO Study.EU Gerrit Blöss, seperti dilansir DW.

Blöss menambahkan, mahasiswa universitas negeri di Jerman, baik lokal dan internasional juga tak perlu membayar iuran, hanya biaya administrasi antara 100-500 euro tiap semester yang sudah termasuk ongkos transportasi umum.

Loading...