Lebih Murah dari Bayi Tabung, Berapa Biaya Inseminasi di Klinik Morula IVF?

Konsultasi Program Hamil - www.webmd.comKonsultasi Program Hamil - www.webmd.com

(promil) seperti inseminasi dan bayi tabung kini banyak dipilih oleh pasangan suami istri yang memiliki masalah kesulitan atau infertilitas. Kedua program tersebut memiliki perbedaan dari segi dan yang dilakukan. Salah satu yang terkenal menawarkan program inseminasi dan bayi tabung adalah Morula IVF.

Klinik Morula IVF tersebar di beberapa kota besar , yakni Jakarta, Surabaya, Padang, Margonda Depok, Bandung, Pontianak, Makassar, Tangerang, Yogyakarta, dan Ciputat-Tangerang Selatan. Calon dapat memilih Morula IVF yang terdekat.

Menurut dr. Batara Imanuel Sirait, Sp.OG(K), dari klinik Morula IVF, inseminasi dan bayi tabung memiliki perbedaan dari segi tempat terjadinya pembuatan. Pada inseminasi, dokter akan menyemprotkan sperma yang telah ditingkatkan kualitasnya ke dalam rahim dan nantinya pembuahan akan terjadi secara normal.

“Sementara pada bayi tabung, sperma dan sel telur dari masing-masing pasangan diambil, lalu dipertemukan di laboratorium, dan dimasukkan ke dalam rahim ketika sudah berbentuk embrio,” kata dr Batara.

Jika ditinjau dari segi biaya, inseminasi memang relatif lebih murah ketimbang bayi tabung. Beberapa tahun lalu, biaya inseminasi di klinik Morula IVF berkisar antara Rp12 juta hingga Rp14 jutaan. Sedangkan untuk bayi tabung biayanya mencapai Rp80 juta hingga Rp90 jutaan.

Hal tersebut juga berkaitan dengan tingkat atau persentase keberhasilan dari masing-masing tindakan. Dokter Batara mengungkapkan, bahwa secara ilmiah persentase keberhasilan hamil dengan metode bayi tabung lebih tinggi dibandingkan metode inseminasi. Ia pun menambahkan, inseminasi dan bayi tabung bukanlah 2 jenjang pengobatan bertahap.

Dengan demikian, seorang pasien tak perlu menjalani inseminasi dulu sebelum memutuskan untuk menjalani bayi tabung. “Inseminasi bisa dilakukan kepada pasangan yang tidak memiliki masalah dalam produksi sperma dan sel telur. Jadi spermanya diproduksi dalam jumlah yang cukup, dan saluran sel telur juga tidak tersumbat,” jelasnya.

Sementara itu, bayi tabung direkomendasikan bagi pasangan yang mengalami masalah pada produksi sperma dan sel telur. “Jadi misalnya suami bisa ejakulasi, tapi tidak ada sel spermanya, atau istrinya saluran telurnya tersumbat. Mau diinseminasi pun tidak akan ada manfaatnya. Maka kita ambil langsung di pabriknya, dan pembuahan dilakukan di luar tubuh,” tandas dr Batara.

Loading...