Bisa Atas Nama Perorangan, Segini Biaya Franchise Menjadi Agen Wahana Express

Jasa Pengiriman PaketJasa Pengiriman Paket

Bagi yang sering berbelanja online atau memiliki online di mungkin sudah tidak asing dengan Express. Ya, dibandingkan lainnya, ongkos (ongkir) menggunakan Wahana memang relatif lebih murah meski waktu pengiriman agak lama. Di tengah pesatnya perkembangan jasa kurir, banyak orang yang tertarik untuk menjadi agen Wahana di kotanya. Lantas, berapa sebenarnya biaya franchise atau menjadi agen Wahana?

Menjadi agen Wahana memang banyak keuntungan yang bisa didapatkan, mulai dari layanan pick up paket ke lokasi agen oleh Wahana, tarif kirim hemat, bisa digabung dengan usaha lain, layanan pengiriman yang , pendaftaran bisa atas nama perorangan, sudah ada di Tokopedia dan Bukalapak, bangunan usaha bisa berupa rumah, ruko, atau bahkan garasi, gratis pendaftaran Toko Virtual Alfamind, hingga gratis menjadi Drop Off Points (DOP) Lazada.

Adapun biaya administrasi untuk menjadi agen Wahana Express di area Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan Bandung Rp3.800.000 dan calon agen akan memperoleh cashback sebesar Rp500.000 (berupa top up saldo awal). Nantinya, agen akan memperoleh keuntungan sebesar 25% dari setiap kiriman. Sedangkan untuk menjadi agen Wahana Express di area Jawa Tengah dan Jawa Timur pun biaya administrasinya sama, Rp3.800.000. Namun, cashback yang didapatkan Rp1.000.000 dan bagian untuk agen adalah 15% dari setiap kiriman.

Persyaratan untuk menjadi agen Wahana Express pun cukup mudah, hanya perlu memiliki komputer/laptop, jaringan internet, printer untuk mencetak TTK/resi, serta timbangan untuk menimbang barang kiriman. Syarat lainnya adalah luas bangunan minimal 2 x 2 meter, lebar jalan depan bisa diakses 2 kendaraan roda 4 (minimal lebar 4 meter), mengisi formulir pendaftaran, serta memiliki smartphone Android untuk aplikasi Sahabat Wahana.

Di masa pandemi corona (Covid-19) seperti sekarang, bisnis jasa pengiriman barang pun kabarnya tak begitu terpengaruh. Menurut Sales Koordinator Wahana Express, Kukuh Subekti, omzet masih stabil meski ada penurunan sebesar 10%. “Penurunan memang terjadi tetapi tidak signifikan. Sehingga untuk omzet masih kategori stabil, penurunan hanya berkisar 10-15 persen saja,” katanya, seperti dikutip dari Tribunnews.

Loading...