Wajib Dilakukan Saat Perpanjang 5 Tahunan, Berapa Biaya Cek Fisik Motor?

Petugas sedang cek fisik kendaraan - gridoto.com

Saat perpanjang 5 tahunan atau melakukan rubentina (rubah bentuk, ganti nama), setiap bermotor diwajibkan untuk melalui cek fisik di Kantor Samsat. Prosedur cek fisik sendiri pada dasarnya tidak dikenai , alias gratis.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Regident Korlantas Polri Kombes Pol Refdi Andri tahun 2017 lalu. “Proses ini (cek fisik) dilakukan untuk mengecek perubahan kendaraan. Karena, bisa saja berubah, fisik berubah, bentuk berubah. Kendaraan betul-betul ada kesesuaian dengan kondisi lima tahun yang lalu. Tidak ada biaya. Cek fisik itu semuanya gratis, karena merupakan kewajiban pelaksana,” kata Kombes Pol Refdi, seperti dilansir Viva.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai pungutan saat pemilik kendaraan hendak melakukan cek fisik, Refdi menegaskan bahwa itu adalah pungutan ilegal. “Kalau tidak ada cap PNBP (Penerimaan Bukan Pajak), jangan mau. Tanyakan dahulu alasannya untuk apa. Jangan juga memberikan uang terima kasih. Itu hal yang negatif, jangan dibiasakan,” beber Refdi.

Ketika melakukan STNK, pemilik kendaraan disarankan untuk meminta bukti pembayaran pada . “Soalnya, setiap pembayaran ada tanda terimanya. Pokoknya pakai stempel PNBP. Selama ada cap, itu tidak ada masalah,” ungkap Refdi.

Apabila ada petugas yang ketahuan melakukan pungutan, maka oknum tersebut akan memperoleh sanksi. “Sanksi pasti ada, mulai disiplin hingga kode etik. Bahkan, pidana bisa saja. Makanya, jangan biasakan juga masyarakat berikan hal-hal seperti itu,” jelasnya.

Sayangnya, di beberapa daerah rupanya ada oknum yang masih saja menarik biaya tambahan bagi para pemilik yang melakukan cek fisik di Samsat. Hal ini diakui oleh salah satu pemilik motor Yamaha New Vixion Lightning bernama Anwar. “Kalau cek fisik beda lagi, biasanya ada biaya tambahan, kemarin saya kena Rp20 ribu,” kata Anwar pada Gridoto.

Menurut Delia, customer service Samsat Cinere, ada beberapa komponen biaya yang harus dibayarkan oleh pemilik kendaraan saat perpanjangan 5 tahunan selain Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLJJ). “Bedanya saat bayar pajak motor 5 tahunan ada biaya (BEA Adm) STNK dan (BEA Adm) penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor,” ucapnya.

Loading...