Solusi Air Bersih, Berapa Biaya Buat Sumur Jet Pump?

pompa listrik jenis jet pumpPompa listrik jenis jet pump - ahlisumurbor-jogja.blogspot.com

JAKARTA – Selain berlangganan dari PAM atau PDAM, Anda juga bisa mendapatkan pasokan air dengan mengebor sendiri sumur di rumah. Jika kebetulan sumur punya kedalaman sekitar 10 meter, maka biasa digunakan pompa listrik jenis jet pump. Tidak sulit menemukan tukang atau yang menawarkan sumur jet pump, dengan mulai Rp150 ribuan per meter.

Jika Anda menelusuri situs pencarian Google, sudah banyak jasa yang menawarkan pembuatan sumur jet pump. Salah satu jasa di kawasan Jakarta Timur misalnya, mematok mulai Rp150 ribu hingga Rp250 ribu per meter untuk dial 4 inch, sedangkan biaya dial 5 inch dipatok Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per meter. Jadi, misalnya Anda akan membuat sumur dengan kedalaman 30 meter, maka biaya yang perlu dikeluarkan minimal Rp4,5 juta.

Ongkos pembuatan sumur jet pump di kawasan lain juga tidak berbeda jauh. Di kawasan Bekasi misalnya, menurut salah satu warga, biaya pengeboran sumur jet pump kedalaman 60 meter sekitar Rp6 juta. Itu belum termasuk biaya untuk pembelian pipa, pompa jet pump, hingga makanan untuk tukang. Lama pengerjaan sumur bor ini berkisar tiga hingga empat hari.

Di berbagai wilayah di Indonesia, sumur bor telah menjadi solusi alternatif untuk menyediakan pasokan air bersih, terutama ketika musim kemarau. Di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali misalnya, sejumlah membuat sumur bor di sekitar mereka, yang merupakan lahan tadah hujan.

“Cara mengatasi kemarau yang dilakukan petani adalah dengan membuat sumur bor, yang memiliki kedalaman 30 meter. Dengan sumur bor, kebutuhan air untuk lahan pertanian dapat tercukupi,” ujar salah satu petani bernama Suratno. “Pembuatan sumur bor memakan biaya Rp4 juta hingga Rp5 juta. Air yang keluar cukup lancar dan bisa mengairi lahan seluas setengah hektare.”

Wagiyen, petani lainnya dari Dukuh Ngendan, Desa Sobokerta, mengatakan bahwa sumur bor miliknya dibuat pada musim kemarau tahun 2019 ini. Menurutnya, air yang keluar dari dalam sumur cukup lancar. Ia sendiri menanam padi ketika musim hujan, kemudian beralih ke tanaman sayuran saat musim kemarau dengan memanfaatkan air sumur bor.

Loading...