Metode Diagnosis Kanker, Berapa Biaya Biopsi Paru?

Biaya Biopsi Paru - www.steubenradiology.comBiaya Biopsi Paru - www.steubenradiology.com

JAKARTA – Untuk mendiagnosis apakah seseorang terkena paru atau tidak, langkah utama yang kerap dipilih oleh para adalah melakukan biopsi. ini dapat membantu dokter untuk mengetahui dengan lebih jelas apakah sampel yang diambil terbukti mengandung sel kanker atau tidak. Untuk menjalankan ini, diperlukan sejumlah , mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Dilansir dari Alodokter.com, biaya biopsi paru di RS Gandaria Jakarta mulai Rp330 ribu, sedangkan biaya di Siloam Hospital Yogyakarta mulai Rp891 ribuan. Sejumlah lain mematok tarif berkisar jutaan rupiah, misalnya RSUP H. Adam Malik dengan tarif mulai Rp1 jutaan, Siloam Hospital Bogor dan RS Siloam Putera Bahagia Cirebon dengan biaya Rp1,2 jutaan atau Siloam Hospital TB Simatupang dengan tarif Rp1,6 jutaan.

“Cara diagnosis (kanker paru) standar bakunya dengan biopsi. Namun, kadang-kadang cukup menyulitkan melakukan biopsi,” terang dokter patologi anatomi, Evlina Suzanna, dilansir dari Liputan6. “Dokter paru harus punya keahlian mengambil sampel tumor saat biopsi. Nah, ambil sampelnya ini tidak mudah.”

Hampir senada, ahli Hematologi Onkologi Medik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, menjelaskan bahwa harus tahu bahwa biopsi itu wajib dilakukan. Sebab, tidak ada tanpa biopsi. Sehingga, para kanker tidak boleh menghindari biopsi.

“Karena, di manapun kalau kedokteran, tanpa hasil biopsi maka tidak ada pengobatan. Langkah pertama sebetulnya imaging city scan. Ada juga yang pakai path scan, tapi itu hanya menentukan bahwa, oh iya ini kemungkinan besar adalah kanker,” jelasnya. “Selain bisa memastikan bahwa apakah teridentifikasi kanker, biopsi juga bisa memastikan kankernya.”

Mengenai samping biopsi, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai tindakan biopsi yang bertujuan mendiagnosis kanker. Dijelaskan dokter spesialis paru dari RSPAD Gatot Soebroto, Brigjen TNI dr. Alex Ginting S, SpP(K), biopsi itu bukan penyebab terjadinya metastasis (penyebaran kanker). Metastasis itu terjadi secara alami karena mutasi genetik.

Loading...