Dibutuhkan Pilot, Berapa Biaya Lisensi ATPL?

Biaya Lisensi ATPL - id.pinterest.comBiaya Lisensi ATPL - id.pinterest.com

Untuk menjadi seorang pilot, yang dibutuhkan memang cukup besar. Ada serta sejumlah sertifikasi yang harus ditempuh sebelum benar-benar dipercaya pihak untuk mengemudikan . Salah satu sertifikat yang harus dipenuhi adalah ATPL atau air transport pilot license.

Sebagai informasi lisensi ATPL umumnya diambil pilot saat hendak naik jabatan menjadi seorang kapten dengan jam terbang minimal 1.500 jam. Sedangkan ATPL Ground adalah sertifikat yang menyatakan seorang pilot sudah lulus ujian tertulis sertifikasi ATPL, namun tanpa pengalaman terbang. Menurut kabar yang beredar, biaya lisensi ATPL Ground mencapai Rp15 juta.

Ada juga sekolah pilot yang menawarkan full package seperti Bandung Pilot Academy. Adapun full package (lengkap dengan PPL, CPL, IR, MER, ATPL Ground) dikenai sebesar Rp850 juta. Luar biasa mahal bukan?

Tujuan dari ATPL adalah untuk meningkatkan pengetahuan penerbangan dan kemahiran terbang supaya dapat meningkatkan peluang untuk bekerja di maskapai penerbangan, sehingga memenuhi persyaratan operasi penerbangan 141.

Persyaratan untuk sertifikasi ATPL antara lain, mampu membaca, berbicara, menulis, dan mengerti Bahasa Inggris, lulus tes kesehatan untuk mendapatkan sertifikat Class-III, minimal berusia 18 tahun, serta harus sudah mendapatkan lisensi minimal CPL (Commercial Pilot License) dengan Instrument Rating (IR) untuk pesawat mesin tunggal dan mesin multi.

Sayangnya, jumlah pilot di Indonesia kabarnya cukup banyak. Bahkan sampai akhir September 2017 lalu terdapat sekitar 600 pilot yang menganggur dan belum memperoleh pekerjaan. “Per tahun kita hanya membutuhkan 150-200 pilot baru, sedangkan lulusan sekolah pilot yang ada bisa mencapai 900 orang per tahun,” jelas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tahun 2018 lalu, seperti dilansir Kumparan.

Karena kondisi surplus pilot inilah yang menyebabkan sejumlah maskapai memperketat penyaringan. Misalnya saja Lion Air yang mewajibkan tiap pilot yang ingin melamar di perusahaan untuk mengantongi lisensi ATPL Ground dan sejumlah persyaratan lainnya.

Menurut Kepala Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Kapten Novyanto Widadi, hal tersebut dilakukan guna mencari pilot baru yang benar-benar mumpuni. “Yang mendaftar adalah 600 orang, yang diterima hanya kurang lebih 20 orang. Ya artinya dia mendapatkan yang terbaik,” jelasnya.

Loading...