Biasa Digunakan Untuk Maket, Harga Impraboard di Gramedia Sekitar Rp 28 Ribuan

harga, impraboard, di, gramedia, maket, karya, mahasiswa, arsitektur, polycarbonate, sheet, mahal, benda, ukuran, besar, jenis, plastik, berongga, berat, sulit, tema, material, dasarPlastik berongga impraboard, bahan pembuatan maket

Jika Anda pernah mendatangi pameran , mungkin akan melihat sejenis berongga. Benda itu dinamakan impraboard. Biasanya ketebalannya sekitar 2 mm hingga 5 mm. Ukurannya pun bermacam-macam. Impraboard yang ada di , umumnya berukuran 100 cm x 75 cm. jualnya sekitar Rp 28 ribuan. Namun, ini bisa saja berubah sewaktu-waktu.

Impraboard menjadi material dasar untuk membuat box pada kandang c&c cage untuk gp, sehingga untuk kandang dapat ditekan dan ukuran kandang bisa lebih besar. Selain itu, juga bisa dibuat menjadi hidey, hay rack, tempat makan dengan cara cukup menempelkan pemberat seperti batu, lempengan besi, kayu atau pecahan keramik atau kaca di bagian bawah tempat makan sehingga tempat makan tidak terbalik.

Apabila Anda mencari impraboard dengan ukuran lebih besar dan harga lebih murah, bisa mencoba membeli di toko polycarbonate sheet. Polycarbonate sheet merupakan plastik berongga yang hanya lebih berat dari impraboard dan lebih sulit dipotong dengan cutter.

Benda tersebut dianggap bisa menggantikan impraboard. Hanya saja biaya yang dikeluarkan biasanya lebih mahal, karena memang harga polycarbonate sheet lebih mahal. Di samping itu, memotong polycarbonate sheet lebih sulit daripada memotong impraboard (menggunakan gergaji, sementara impraboard cukup menggunakan cutter saja).

Jika Anda ingin melihat bagaimana impraboard atau mungkin polycarbonate sheet digunakan, bisa datang ke acara seperti Pameran Karya Tugas Akhir Mahasiswa ITB. Dengan mengusung tema “Floating”, ITB mengadakan acara tersebut yang bertempat di Galeri Labtek IXB. Sebanyak 39 karya tugas akhir mahasiswa yang dipamerkan berupa desain masjid, hotel, perpustakaan, sekolah, museum, rumah sakit, bandara, gedung teater, dan lain-lain.

Ketika memasuki galeri, pengunjung disambut dengan karya-karya tugas akhir yang ditempelkan pada panel impraboard dan digantung dengan senar sehingga terkesan mengambang.

Maket karya diletakkan tepat di bawah panel sehingga pengunjung dapat dengan mudah melihat visualisasi tiga dimensi dari gambar. Hal yang menarik dari pameran tersebut adalah setelah melihat-lihat karya, pengunjung dipersilakan mengisi polling TA favorit dan kesan terhadap pameran di atas sebuah kotak yang menyala. Pengunjung juga dapat memperoleh katalog karya yang disediakan panitia.

Pameran ditujukan tidak hanya untuk mahasiswa ITB saja, melainkan juga mahasiswa-mahasiswa perguruan tinggi lain, di antaranya Parahyangan dan Langlangbuana. “Pameran ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang berskala besar agar karya mahasiswa Arsitektur ITB dapat dikenal tidak hanya di dalam kampus namun juga di luar kampus,” ujar Senni Nurul Auliani, penanggung jawab acara.

Pameran karya tugas akhir mahasiswa Arsitektur ITB adalah acara yang diadakan secara berkala, yaitu setiap masa wisuda ITB pada bulan April, Juli, dan Oktober. Setiap pameran mengusung tema yang berbeda-beda, tentunya dengan display dan layout karya yang unik.

Loading...