Biasa Digunakan Untuk Lindungi Diri Dari Kabut Asap, Harga Masker N95 di Apotik K24 Rp20 Ribuan

Harga, masker, N95, di, apotek, apotik, pabrik, Chandra Medika, partikel, kabut, asap, warga, gangguan, kesehatan, respirator, infeksi, virus, bakteri, kuman, partikel, udara, informasi, lingkungan, debu, fit test, perbedaan, bedah, mulut, hidung, paparan, bentuk, wajahPekerja proyek mengenakan masker untuk proteksi pernapasan

Penggunaan N95 untuk melindungi diri dari kabut asap akibat kebakaran hutan sangat penting. Meski fungsinya sama dengan lain, namun masker ini memiliki beberapa fakta menarik.

Dikutip situs Badan Pengawas dan Makanan Amerika (FDA), masker N95 digunakan sebagai salah satu bagian dari strategi pengendalian infeksi. Jika digunakan dengan benar, masker ini dapat membantu memblok partikel udara hingga 0,3 mikron yang mungkin mengandung kuman (virus dan bakteri), dan menjaga mulut dan . Masker juga dapat membantu mengurangi paparan air liur dari sekresi pernapasan orang lain.

Namun, masker N95 hanya bisa digunakan sekali. Jika masker Anda rusak atau kotor, maka pemakainya akan kesulitan bernapas. Sebelum menggunakannya, pastikan cuci tangan terlebih dahulu baru memegang masker.

N95 respirator tidak dirancang untuk anak-anak atau orang-orang yang memiliki banyak bulu di dan tidak direkomendasikan untuk penggunaan sehari-hari. Pusat Pengendalian dan Pencegahan (CDC) umumnya tidak merekomendasikan penggunaan masker sehari-hari. Masker ini cocok untuk orang menderita pernapasan. Silakan berkonsultasi dengan dokter untuk lebih lanjut tentang kapan harus menggunakan N95 Respirator di lingkungan rumah.

Kebanyakan respirator N95 digunakan untuk melindungi kuli bangunan karena efektivitasnya telah diuji oleh Personal Protective Laboratorium Teknologi Nasional (NPPTL) di NIOSH, di bawah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Perdebatan seputar keampuhan masker bedah biasa dan masker N95 menangkal bahaya dampak kabut asap ramai di media sosial. Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) pun angkat bicara.

dr Arifin Nawas, SpP(K), MARS, Ketua Umum PDPI meluruskan bahwa sebenarnya tidak perlu ada perdebatan soal penggunaan masker. Baik masker bedah biasa maupun masker N95 menurutnya sama-sama berguna untuk mengurangi dampak kabut asap. “Sebenarnya tidak perlu diributkan apakah harus pakai masker N95 atau pakai masker bedah biasa. Dua-duanya bisa untuk menangkal bahaya asap. Hanya saja memang masker N95 bisa menyaring partikel-partikel kecil di bawah 10 PM,” tutur dr Arifin dilansir Detik Health.

Dijelaskan dr Arifin bahwa masker N95 memang bagus untuk menyaring partikel-partikel asap berukuran kecil di bawah 10 PM. Sementara masker bedah biasa bisa menyaring partikel debu besar, di atas ukuran tersebut.

Hanya saja tidak semua orang bisa menggunakan masker N95. Orang yang ingin menggunakan masker N95 harus melalui individual fit test untuk menjamin kemampuan masker terhadap partikel debu. “Jadi harus lolos fit test dulu. Karena bentuk wajah orang kan berbeda-beda. Kalau langsung dipakai tanpa fit test nanti maskernya bisa tidak pas. Jadi penggunaannya tidak bermakna,” ungkap dr Arifin lagi.

Masker N95 diperjualbelikan di sejumlah apotik, dan memang menjadi salah satu pilihan utama warga yang sadar akan gangguan akibat kabut asap. Di Apotek K24, masker buatan pabrik Chandra Medika ini dengan harga Rp20 ribuan per pcs.

Loading...