Biasa Digunakan Merekatkan Bahan Kayu, Harga Lem One Step Bervariasi Tergantung Ukuran

harga, lem, one, step, suvenir, pernikahan, bahan, kayu, jati, sendok, garpu, perlengkapan, dapur, bahan, kimia, pernis, resin, situs, online, toko, bangunan, desain, halus, rekatan, kuat, dan, tahan, air, keunggulan, bervariasiLem kayu One Step (sumber: Bukalapak.com)

Bagi perajin dari , atau bangunan, mungkin lebih mengenal apa itu One Step. One Step Powder Resin merupakan resin urea formaldehida siap pakai yang hanya membutuhkan pencampuran sederhana dengan air sebelum penggunaan. Resin ini tidak membutuhkan zat pengeras atau pengempaan panas.

Produk tersebut menghasilkan rekatan yang dinilai baik pada bahan berpori dan semi-pori seperti kayu keras dan lembut, plywood, particle board, Medium Density Fiberboard (MDF), parquet atau lantai kayu, kayu, dan pekerjaan kayu lainnya.

One Step cocok digunakan dan disarankan untuk penggunaan seperti produksi dan kerajinan tangan dari kayu. Selain itu cocok untuk pintu, jendela, dan pekerjaan pembangunan dengan kayu lainnya. Produk juga bisa digunakan dalam pemasangan veneer, laminasi, panel, dan pengeleman ujung kayu. Dan, masih banyak penggunaan lainnya.

lem One Step bervariasi. Untuk 500 gram harganya mulai Rp 89 ribuan. Sementara, yang berukuran 1 kg, harganya mulai Rp 100 ribuan hingga Rp 200 ribuan. bisa Anda lihat di situs jual beli , atau langsung saja mendatangi toko bangunan terdekat.

Keunggulan lem tersebut antara lain menghasilkan rekatan kuat dan tahan air, berbeda dengan lem berbahan PVAc yang biasa digunakan (lem One Step tidak menyusut ketika mengering). Pada saat kering, sambungan lem mudah untuk diampelas dan dapat dicat. One Step juga tidak terpengaruh oleh lumut, jamur, bakteri, minyak, bensin, dan zat pelarut.

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, lem One Step bisa digunakan untuk para perajin kayu. Tetapi, mungkin berbeda dengan yang dilakukan pembuat suvenir dari kayu satu ini, Drestanti Inggar Kartika. Tantangan dari pembuatan souvenir itu adalah tanpa bantuan lem atau pernis tertentu. Hal itu memang menjadi sebuah tantangan bagi pembuatan desain barang yang rumit.

Ia membuat suvenir dari bahan kayu yang biasa dipesan sebagai suvenir pernikahan. Menurutnya, bahan yang digunakan merupakan bahan sisa. “Waste semua, karena dari kayu jati, jadi tetap bagus,” ungkap Tanti, sapaan akrabnya.

Penggunaan bahan sisa tersebut tak menjadi hambatan bagi Tanti dan kawan-kawan. Berbagai suvenir bisa dipilih calon pengantin, mulai dari piring, kotak makan, hingga sendok dan garpu dengan corak serat kayu terlihat cantik untuk digunakan maupun dipajang. ”Kami masih fokus di perlengkapan dapur karena sesuai dengan sisa kayu yang ada,” imbuh penggagas Gendhis Good itu.

Untuk klien-kliennya, Tanti sangat menyarankan penggunaan warna kayu asli. ”Asli itu udah cantik. Aman pula,” ujarnya. Ia dan tim tak menyarankan penggunaan pewarna sebagai cat tambahan. Bahkan, mereka menghindari grafir aneh-aneh pada produk. ”Kalau inisial di bagian bawah, masih gak papa. Kalau gede, sayang,” tambah Tanti.

Desain kayu yang halus tidak diproses dengan bahan kimia, namun dengan diampelas hingga sempurna. ”Kami ini handmade, jadi sama-sama garpu tapi bisa jadi celahnya berbeda,” tegas perempuan asal Surabaya itu.

Loading...