BI Rate Dipangkas, Suku Bunga Kredit Diupayakan ikut Turun

bisnis.liputan6.com

Jakarta – Seiring dengan prediksi kembali dipangkasnya acuan (), juga telah mengupayakan penurunan suku bunga perbankan. Untuk membantu mewujudkannya, berencana membatasi penyimpan dana deposito dari besar dan kementerian/lembaga (KL), serta memindahkannya dari menuju ke perbankan.

”Itu yang coba kita batasi. Jangan cari duit dengan duit, kalau pemerintah. Kalau swasta bolehlah,” ujar di Jakarta.

Darmin menjelaskan, pemindahan dana besar-besaran akibat turunnya BI Rate membuat biaya dana yang harus dikeluarkan oleh perbankan meningkat. Untuk mengkompensasi lonjakan biaya dana, perbankan mau tak mau harus menahan suku bunga kredit. Menurut Darmin, hal ini dapat memicu persaingan antar bank yang masing-masing akan menaikkan suku bunga tabungan dan deposito miliknya.

Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar 13-14 Januari 2016, Bank Indonesia memutuskan untuk memangkas BI Rate menjadi 7,25%, dengan suku bunga deposit facility sebesar 5,25% dan lending facility di level 7,75%. Keputusan BI kali ini sejalan dengan harapan perbankan.

“Harapannya mudah-mudahan bisa turun. Tinggal masalah kapannya. Kita tunggu saja sama-sama,” kata Hendra Lembong, Chief of Transactional Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk, ketika ditemui di kantornya, (17/2).

Loading...