BI Pertahankan Suku Bunga, Rupiah Anjlok 10 Poin ke Level Rp 13.795/USD

Rupiah - republika.co.idRupiah - republika.co.id

Jakarta – Pada awal pagi hari ini, Jumat (20/4), nilai tukar rupiah dibuka melemah 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp 13.795 per . Kemarin, Kamis (19/4), Garuda ditutup terdepresiasi 9 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp 13.785 per USD setelah diperdagangkan pada kisaran angka Rp 13.753 hingga Rp 13.782 per dolar AS.

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan the terhadap sejumlah mata uang utama terpantau menguat. Pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB indeks dolar AS naik 0,31 persen menjadi 89,903 lantaran para pelaku pasar masih mencerna sejumlah terbaru yang rata-rata cukup positif.

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat melaporkan pada Kamis (19/4) bahwa dalam pekan yang berakhir 14 April 2018, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 232.000, turun 1.000 dari tingkat yang tidak direvisi pekan sebelumnya.

Sedangkan rata-rata pergerakan selama 4 minggu mencapai angka 231.250, naik 1.250 dari rata-rata yang tidak direvisi pekan sebelumnya sebesar 230.000. Selanjutnya indeks kondisi bisnis Philadelphia juga dilaporkan mengalami kenaikan tipis sebesar 1 poin dari angka Maret menjadi 23,2 pada bulan April 2018, melebihi perkiraan pasar.

Sementara itu, gerak rupiah di pasar spot kemarin cenderung tidak banyak bergerak karena minim sentimen. “Rupiah hari ini (Kamis) cenderung bergerak mixed dan melemah,” ujar Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong, seperti dilansir Kontan. Apalagi karena hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI masih belum keluar ketika pasar ditutup.

Namun setelah mengadakan RDG pada 18-19 April 2018, pihak BI memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate di angka 4,25 persen dengan Deposit Facility tetap di angka 3,50 persen serta Lending Facility juga tetap sebesar 5,00 persen, berlaku efektif sejak 20 April 2018.

Lukman mengatakan bahwa rupiah berpotensi untuk menguat jika suku bunga acuan BI naik, akan tetapi karena BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga, maka hari ini rupiah diprediksi cenderung stagnan dan bergerak antara Rp 13.770 hingga Rp 13.800 per USD.

Loading...