BI Perluas Penggunaan Mata Uang Lokal dengan Bank Sentral Malaysia & Thailand

Kuala Lumpur (BI) menandatangani dua nota kesepahaman bilateral dengan Malaysia dan pada Jumat (23/12) kemarin dalam rangka memfasilitasi penggunaan mata uang lokal untuk pembayaran perdagangan dan investasi langsung.

Perjanjian penggunaan mata uang lokal antara Bank Malaysia, Bank of Thailand, dengan Bank Indonesia ini akan memuluskan kegiatan ekonomi dan keuangan antara ketiga tersebut. Perjanjian baru dengan Indonesia antara Malaysia dan Thailand telah digaungkan sejak Agustus 2015 dan pengenalan berikutnya dari kerangka kebijakan dilakukan pada bulan Maret tahun ini.

“Pengaturan kerjasama antara bank sentral kami sekarang telah diperluas untuk mencakup protokol yang jelas dan kerangka kerja operasional dalam berbagai bidang, termasuk keuangan, pengawasan, pengelolaan, pengaturan, pembayaran, dan manajemen krisis,” ujar Muhammad Ibrahim, Gubernur Bank Sentral Malaysia.

Ibrahim memuji kesepakatan ini sebagai upaya untuk menyediakan kerangka kelembagaan dan kebijakan untuk mempromosikan kondisi pasar keuangan yang tertib dan mendukung manajemen yang efisien dari risiko keuangan seperti volatilitas berkelanjutan yang didorong oleh kombinasi ketidakpastian kebijakan, sentimen negatif, aktivitas spekulatif.

Sektor bisnis akan memperoleh keuntungan dari pengurangan transaksi serta perdagangan dan investasi yang lebih efisien dengan kemampuan untuk memilih mata uang lokal di mana mereka ingin melakukan perdagangan.

“Kerangka kerja akan membuka jalan bagi penggunaan mata uang lokal yang lebih luas dalam Asosiasi Masyarakat Ekonomi Negara-negara Asia Tenggara dan memacu pengembangan lebih lanjut dari valuta asing dan pasar uang regional dalam mendukung integrasi ekonomi dan keuangan yang lebih luas,” ujar bank sentral.

Tawaran ini datang usai Bank Negara Malaysia memperkenalkan langkah-langkahnya pada November lalu untuk menenangkan volatilitas pasar keuangan, termasuk menghentikan perdagangan offshore ringgit dan meminta eksportir untuk mengkonversi sebagian besar pendapatan mereka kembali ke mata uang lokal.

Loading...