BI Pangkas Suku Bunga Acuan Menjadi 4,75%

BI Pangkas Suku Bunga AcuanFrom : //itcare.tk

telah memangkas acuan untuk keenam kalinya dalam tahun ini menjadi 4,75% karena pertumbuhan kredit yang lebih lambat dari yang diperkirakan, menentang ekspektasi dari sebagian besar analis.

BI pada Kamis mengumumkan pemangkasan sebanyak 25 basis poin untuk 7-Day repo rate yang merupakan potongan kedua sejak diperkenalkan pada bulan Agustus lalu. Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Tirta Segara mengatakan pertumbuhan ekonomi tidak sekuat seperti yang diharapkan. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi hanya akan berkisar sekitar 4,9-5,3% tahun ini.

“Pertumbuhan kredit tetap terbatas sejalan dengan melemahnya permintaan, termasuk dari perusahaan,” ujar Segara. “Kredit mengalami pertumbuhan 6,8% YoY (Year on Year) pada bulan Agustus, lebih rendah dari pertumbuhan 7,7% pada bulan sebelumnya.”

BI juga menganggap pemulihan ekonomi global lambat dan tidak merata sebagai faktor eksternal yang mempengaruhi keputusan. Ini termasuk pertumbuhan yang lebih lambat dari perkiraan dan minyak yang tetap rendah, meskipun ekonomi di Eropa dan India meningkat.

Sementara itu stabilitas makroekonomi Indonesia terutama dengan inflasi yang rendah, berjalan lebih baik dari yang diperkirakan, meningkatnya surplus dan yang stabil menyediakan ruang lebih untuk pelonggaran moneter.

Pengumuman Indonesia pada Kamis (20/10) kemarin memang tak terduga. Hanya 4 dari 17 ekonom yang memperkirakan adanya pemotongan suku bunga 25 basis poin. Sisanya berharap BI untuk mempertahankan suku bunga. Pada Kamis kemarin BI juga mengumumkan pemangkasan 25 basis poin untuk deposit facility dan lending facility.

Loading...