Bertahan dari Serbuan Dolar, Rupiah Ditutup Naik Tipis

Rupiah mampu bertahan dari serbuan AS yang bergerak menguat seiring yang menyebutkan kepercayaan konsumen Negeri Paman Sam membaik. Menurut catatan Index pukul 15.59 WIB, Garuda menutup Rabu (29/3) ini dengan penguatan tipis sebesar 4 poin atau 0,03% ke level Rp13.314 per .

Rupiah bergerak stagnan di posisi Rp13.318 per dolar AS pada awal perdagangan hari ini. Istirahat siang, mata uang Garuda melemah sangat tipis 1 poin atau 0,01% ke level Rp13.319 per dolar AS. Jelang penutupan atau pukul 15.57 WIB, spot mampu berbalik menguat 6 poin atau 0,05% ke posisi Rp13.312 per dolar AS.

Pada perdagangan hari ini, indeks dolar AS memang mulai menguat seiring dengan sentimen RUU pemerintahan Donald Trump yang mulai luruh serta meningkatnya kepercayaan konsumen Negeri Paman Sam. Setelah dibuka tipis 0,010 poin atau 0,01% ke level 99,702, the berbalik menguat 0,063 poin atau 0,06% ke posisi 99,775 pada pukul 12.16 WIB.

Seperti diberitakan Reuters, indeks kepercayaan konsumen AS untuk bulan Maret 2017 menyentuh level 125,6, jauh lebih tinggi dari prediksi di ekonom level 114 serta pencapaian pada bulan Februari 2017 di level 116,1. Raihan pada bulan Maret ini juga sekaligus menjadi yang tertinggi sejak bulan Desember 2016 lalu.

Data tersebut mendorong naik imbal hasil obligasi AS serta daya tarik dolar AS lebih lanjut. Imbal hasil obligasi 10-tahun naik menjadi 2,421% di perdagangan . “Selama Paman Sam menunjukkan tanda-tanda penguatan, dolar AS akan tetap kuat. Namun, mengingat terlalu kuatnya dolar AS juga memberikan efek penurunan bagi AS, maka dolar akan terkoreksi,” ujar Senior Market Economist di Sumitomo Mitsui Trust, Ayako Sera.

Sementara itu, Bank Indonesia siang tadi menetapkan kurs tengah berada di level Rp13.323 per dolar AS, terdepresiasi 9 poin atau 0,07% dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp13.314 per dolar AS. Di saat yang sama, pergerakan mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS, dengan pelemahan terdalam dialami baht Thailand sebesar 0,25% dan ringgit Malaysia yang turun 0,20%.

Loading...