Bersifat Kuat & Tahan Korosi, Berapa Harga Logam Titanium per Gram di Pasaran?

Cincin Titanium - www.love2have.co.uk

Titanium adalah yang kuat, tahan terhadap korosi, dan bersifat inert. Dari sekian banyak unsur di muka bumi ini, titanium disebut-sebut sebagai unsur paling melimpah ke-9 dalam kerak bumi. Atas karakteristiknya tersebut, titanium banyak digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari prosthetics, raket tenis, sarung tangan kiper, gunting, rangka sepeda, alat-alat bedah, ponsel, hingga perhiasan.

Dalam kondisi murni, titanium kabarnya memiliki kekuatan yang lebih tinggi dari baja, namun bobotnya hanya setengah lebih ringan dari baja. Titanium pun bisa 2 kali lebih kuat dari aluminium, tapi dengan bobot yang 60% lebih berat dari aluminium. Titanium bahkan dapat dipadukan dengan logam lainnya seperti besi, alumunium, vanadium, nikel, molibdenum, dan sebagainya untuk menghasilkan performa tinggi sebagai suku cadang mesin jet sampai pelindung tubuh.

logam titanium per kilogram di pasaran pun cukup mahal. Adapun untuk titanium per kg dengan antara USD 14,5-30 atau sekitar Rp 210 ribuan hingga Rp 434 ribuan. Selain , ada pula yang menjual logam titanium murni dalam bentuk lempengan seharga mulai USD 10-50 per kg atau sekitar Rp 144 ribuan hingga Rp 724 ribuan. Sedangkan titanium atau fine titanium bullion dari USA seberat 1 ounce (1 oz = 28,3495 gram) dibanderol mulai Rp 420 ribu per batang.

Nah, meski titanium punya banyak kegunaan, rupanya penggunaan titanium sebagai perhiasan, terutama cincin pernikahan bisa sangat berisiko. Pasalnya, menurut dokter di Rumah Sakit Northern Sheffield, ternyata cincin titanium sangat sulit dipotong keluar dari jari pasien apabila sedang dalam keadaan darurat. Berbeda dari emas atau perak tradisional, pemotongan cincin titanium tidak bisa dilakukan hanya menggunakan peralatan konvensional.

“Cincin titanium jadi sangat populer karena kekuatan, daya tahan, berat, dan hypoallergenic yang rendah (tidak menimbulkan alergi). Cincin yang terbuat dari emas atau perak mudah dikeluarkan dengan pemotong cincin dasar. Sebaliknya, cincin titanium membutuhkan peralatan potong seperti gergaji gigi, bor, atau gergaji berlian,” kata Andrej Salibi dan Andrew Morritt, ahli bedah di Rumah Sakit Northern Sheffield, seperti dilansir CNN .

Mereka menambahkan, setidaknya butuh waktu hingga 15 menit untuk memotong cincin titanium dengan tersebut. Apabila tak segera ditangani, maka penyempitan cincin dapat menghalangi suplai darah dan mengakibatkan jaringan kulit. Bahkan dalam beberapa kasus bisa menyebabkan pasien kehilangan jari. Oleh sebab itu, pertimbangkan kembali logam yang hendak digunakan dalam pembuatan cincin kawin.

Loading...